Shalawat Imam as-Sanusyi dan Kisah Orang yang Banyak Hutang

oleh -336 Dilihat

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيْنَا وَمَوْلانَا مُحَمَّدٍ سَيْدِ الأَوَّلِينَ وَالْآخِرِينَ قَائِدِ الغُرْ المُحَجَّلِينَ السَّيِّدِ الكَامِلِ الفَاتِحِ الخَاتِمِ الحَبِيبِ الشَّفِيعِ الرَّؤُوفِ الرَّحِيمِ الصَّادِقِ الأَمِينِ السَّابِقِ لِلْخَلْقِ نُورُهُ. وَرَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ ظُهُورُهُ. عَدَدَ مَنْ مَضَى مِنْ خَلْقِكَ وَمَنْ بَقِيَ. وَمَنْ سَعِدَ مِنْهُمْ وَمَنْ شَقِيَ. صَلاةَ تَسْتَغْرِقُ العَدَّ. وَتُحِيطُ بالحَدِّ صَلاةَ لَا غَايَةً لَهَا وَلَا مُنْتَهَى وَلا انْقِضَاءَ صَلاةَ دَائِمةً بِدَوامِكَ بَاقِيَةً بِبَقَائِكَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ وَأَصْهَارِهِ وَأَنْصَارِهِ وَسَلَّمْ تَسْلِيمًا مِثْلَ ذَلِكَ وَاجْرِ يَا مَوْلانَا خَفِي لُطْفِكَ فِي أُمُورِنَا كُلِّهَا وَأُمُورِ المُسْلِمِينَ.

Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabahaniy dalam kitab Saadatu ad-Darain fi ash-Sholawati ala Sayyidi al-Kawnaini ﷺ mengatakan:

“Sholawat ini termaktub dalam kitab Kunuzu al-Asror dan penulisnya mengatakan saat menjelaskan keutamaan sholawat ini: “Aku menemukannya dalam tulisan guru kami Syaikh al-Ayasyi Hafidzullah beliau menuliskan: “Diriwayatkan dari al-Faqih Abu Samah ad-Dakaliy Rahimakumullah bahwa ada seseorang yang hidupnya fakir miskin senantiasa membaca sholawat kepada Nabi ﷺ. Pada saat itu ia sedang memiliki banyak hutang dan pada suatu hari ia berjumpa dengan Nabi ﷺ dalam mimpinya, lantas ia mengadu kepada Nabi ﷺ tentang kehidupanya yang serba kekurangan. Lalu Nabi ﷺ memerintahkanya agar pergi mengunjungi Imam as-Sanusiy, agar Sang Imam membantu melunasi hutangnya sebanyak 1000 Auqiyah Emas (satu Auqiyah setara 201 gram) dan Nabi ﷺ memerintahkan kepada orang itu agar membaca sholawat sebelum tidur sebanyak 100 ribu kali, kemudian orang itu terjaga dari tidurnya.

Syahdan setelah bagun dari tidurnya orang tersebut bergegas menemui Imam as-Sanusiy. Sesampainya di kediaman Imam as-Sanusiy, orang itu menceritakan kejadian dalam mimpinya bersama Nabi ﷺ dan tanpa banyak bertanya Imam as-Sanusiy langsung memberikan orang itu uang 1000 Auqiyah Emas sesuai yang diperintahkan Nabi ﷺ. Namun orang tersebut menolaknya saraya berkata:

“Tuanku! Aku hanya menginginkan pemberian dari Allah ﷻ dan kepada Anda aku memohon penjelasan bagaimana Anda bisa merutinkan diri membanyak sholawat sebanyak hitungan itu setiap malam sementara aku masih ragu apakah aku bisa rutin membacanya sebanyak 1000 kali setiap malam?”

“Jika engku ingin mengetahui jawabannya, kembalikan lagi uang1000 Auqiyah Emas itu kepadaku, aku akan memberi tahukan kepadamu.” Ucap Imam as-Sanusiy untuk menguji orang itu.

Mendengar ucapan Imam as-Sanusiy, orang itu seketika mengembalikan uang 1000 Auqiyah Emas tadi kepada Imam as-Sanusiy.

Lantas Imam as-Sanusiy berkata kepada orang itu: “Semoga Allah ﷻ senantisa memberkahimu, aku tidak akan mengambil kembali pemberian yang telah diperintahkan Rasulullah ﷺ untukmu. Tadi aku hanya ingin menguji kecintaanmu kepada Rasulullah ﷺ. Aku setiap malam hanya membaca 100 kali sholawat.”

Kemudian Imam as-Sanusiy membacakan sholawat di atas kepada orang itu.”

Dalam sebagian redaksi tertulis di baca 1000 kali sebagaimana yang termaktub dalam kitab Majla al-Asror wa al-Haqaiq fima Yata’alaqu bi ash-Sholati ala Khairi al-Khalaiq karya Syaikh Ahmad bin al-Makmun al-Balighitsiy dari riwayat Syaikh Al-Yarfaniy saat menuliskan biografi Syaikh Muhammad bin Abdurrahman al-Fasiy di akhir kitabnya yang diberi nama ash-Shafwah dan beliau menambahkan: “Sholawat di atas dan kisahnya aku menemukan dalam tulisan guruku Muhammad al-Iyasyi dari riwayat Syaikh Abu Syamah dan sholawat tersebut selalu dibaca oleh guru kami al-Alamah Abu Abdillah Muhammad Junun Rahimahummallah di setiap majlis pengajian beliau. Waallah A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Referensi:

✍️ Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabahaniy| Saadatu ad-Darain fi ash-Sholawati ala Sayyidi al-Kawnaini ﷺ|Daru al-Kutub al-Ilmiyah, halaman 273.

✍️ Syaikh Ahmad bin al-Makmun al-Balighitsiy|Majla al-Asror wa al-Haqaiq fima Yata’alaqu bi ash-Sholati ala Khairi al-Khalaiq| Daru al-Kutub al-Ilmiyah, halaman 81.