Dalam rangkaian susunan acara Tasyakuran Penganugerahan Syaikhona Moh Kholil sebagai Pahlawan Nasional, KH. Ismail Al-Ascholy berkesempatan mepersentasikan jejak historis Syaichona Moh Cholil. Dalam hal ini, beliau kolaborasi dengan KH. Ismail Al-Kholilie yang juga merupakan cicit Syaichona Moh Cholil Bangkalan
Dalam presentasinya, KH. Ismail Al-Ascholy menyampaikan bahwa, penyematan gelar ‘Syaichona’ kepada Syaichona Moh Cholil telah ada sejak beliau masih hidup
“Setelah kami telusuri, kami mendapati bahwa beliau disebut dengan gelar ‘Syaichona’ yang artinya ‘guru kami’, itu bukan setelah beliau wafat, akan tetapi sejak hidup sudah biasa disebut dengan ‘Syaichona’,” ungkapnya
“Hal itu seperti yang disebutkan oleh Kiai Sholeh dalam salah satu kitab yang berjudul Al-Lujain Ad-Dani fi Manaqibi Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani, beliau banyak menulis ta’lik yang didalamnya bertuliskan ‘Qarrarahu Syaikhuna Muhammad kholil’ (keterangan ini dijelaskan oleh guru kami Muhammad Kholil)” imbuhnya
Menurut beliau, hal itu menunjukkan bahwa Syaichona Moh Cholil telah membentuk dan mencetak santri-santri yang memiliki sifat peduli terhadap ilmu serta mengagungkan terhadap keterangan-keterangan yang disampaikan oleh gurunya
“Dan itu menunjukkan bahwa kiprah beliau terhadap santrinya bisa membangun sifat ketakdziman yang membuat murid-muridnya membanggakan apapun penjelasan-penjelasan yang dikemukakan oleh gurunya, yaitu Syaichona Moh Cholil,” jelasnya
Selain itu, beliau juga menyebutkan gelar-gelar kehormatan yang disematkan kepada Syaichona Moh Cholil oleh beberapa santrinya, diantaranya beliau menyebutkan penyematan yang ditulis oleh Syeikh Yasin bin Isa Al-Fadani
“Syaichona Cholil disebutkan oleh Syeikh Yasin bin Isa Al-Fadani dengan sebutan Al-Imam (seorang imam), Al-Alim (yang alim), Al-‘Allamah (yang sangat alim), Al-Muqri’ (ahli Qiro’ah), Al-Mujawwid (ahli tajwid), Al-Mufassir (ahli tafsir), Al-Muhaddis (ahli hadis), Al-Musnid (yang menjadi tumpuan sanad), Al-Faqih (ahli fiqih) , As-Sufi (seorang sufi), Al-Mursyid (seorang mursyid), Al-Abid (ahli ibadah)” jelas KH. Ismail Al-Ascholy
Author: Fakhrullah
