Program Baru, Lalaran Nadzom Alfiyah Ibnu Malik Digelar Rutin Setiap Malam Selasa Pahing

oleh -12 Dilihat

Bangkalan — Suasana khidmat sekaligus penuh semangat menyelimuti Musholla Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan pada Senin malam (13/7/2026). Ratusan santri dari Daerah A, B, C, E, dan F memadati musholla untuk mengikuti pembacaan Burdah yang dirangkai dengan pembacaan Nadzom Alfiyah, sebuah agenda rutin yang hanya diselenggarakan setiap malam Selasa Pahing.

Berbeda dengan pelaksanaan biasanya yang dilakukan di masing-masing daerah, pada malam tersebut para santri berkumpul di musholla pondok guna mengikuti dua rangkaian kegiatan sekaligus. Momentum ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan jadwal pembacaan Nadzom Alfiyah, salah satu tradisi keilmuan yang telah lama dijaga di lingkungan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil.

Potret kekhusyuan santri dalam melantunkan Nadhom Alfiyah Ibnu Malik.

Dengan penuh kekhusyukan, para santri melantunkan syair-syair Burdah sebagai ungkapan cinta kepada Rasulullah saw. Suasana kemudian berlanjut dengan pembacaan Nadzom Alfiyah Ibnu Malik secara bersama-sama. Lantunan nadzom yang menggema di dalam musholla menghadirkan atmosfer ilmiah yang mencerminkan kuatnya tradisi penguasaan ilmu alat di kalangan santri.

Pembacaan Nadzom Alfiyah yang dilaksanakan sebulan sekali ini menjadi salah satu ikhtiar pesantren dalam menjaga hafalan sekaligus memperdalam pemahaman santri terhadap kaidah-kaidah ilmu nahwu. Melalui pengulangan secara rutin, para santri diharapkan tidak hanya mampu menghafal bait-bait Alfiyah, tetapi juga memahami kandungan ilmiahnya sebagai bekal dalam mengkaji kitab-kitab turats.

Sementara itu, santri Daerah D tetap melaksanakan kegiatan sebagaimana biasanya, yakni pembacaan Burdah di daerah masing-masing. Perbedaan teknis pelaksanaan tersebut tidak mengurangi semangat para santri dalam mengikuti amaliah rutin yang telah menjadi bagian dari kehidupan pesantren.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusias hingga selesai. Seusai acara, para santri kembali ke asrama masing-masing dengan membawa semangat baru untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah saw., memperkokoh kesungguhan dalam menuntut ilmu, serta melestarikan tradisi keilmuan dan amaliah yang telah diwariskan oleh para masyayikh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil.

 

Author:Zuhud