
Sebagai bentuk duka cita dan keprihatinan, Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Moh. Cholil Bangkalan menyelenggarakan Shalat Gaib dan doa tahlil yang diikuti oleh ribuan santrinya pada Selasa (30/9/2025) petang. Acara ini merupakan respon atas musibah robohnya Mushala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo yang terjadi pada Senin (20/9/2025) sore.
Shalat gaib dipimpin oleh Pengasuh Ponpes, RKH. Fakhruddin Aschal. Sementara itu, RKH. Moh. Nasih Aschal, yang merupakan cicit dari Syaikhona Moh. Cholil, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud penghormatan terakhir dan doa untuk para korban jiwa dalam tragedi tersebut.
“Kami mendoakan agar mereka semua ditempatkan di sisi Allah yang terbaik. Ini juga adalah bentuk empati kami kepada seluruh keluarga besar Ponpes Al Khoziny, semoga musibah ini dapat segera berlalu,” ujar Kyai Nasih.
Lebih lanjut, Kyai Nasih mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menanggapi musibah ini dengan empati dan menghindari timbulnya persepsi negatif. Ia menekankan bahwa peristiwa ini adalah takdir Ilahi yang berada di luar rencana manusia, sehingga langkah yang paling tepat adalah saling mendukung dan mendoakan.
Salah satu korban yang meninggal adalah santri berusia 14 tahun asal Bangkalan bernama Maulana Alvan Ibrahimavic. Jenazahnya telah tiba di kampung halamannya pada Selasa dini hari dan dimakamkan tak lama setelahnya.
Kyai Nasih juga menegaskan pentingnya peran serta semua pihak, terutama pemerintah, dalam menciptakan suasana yang mendorong solidaritas dan empati, mengingat ini adalah peristiwa yang luar biasa.
Reporter: Abdussalam