Perempuan adalah Mainan Laki-laki

oleh -53 Dilihat

Bukan hanya anak kecil yang senang permainan, orang dewasapun juga suka permainan. Dan seorang perempuan adalah mainan laki-laki, sebagaimana dikatakan oleh Sayidah Aisyah radhiyallahu ‘anha :

‎فليزين الرجل لعبته ماستطاع، فإن ذلك أدعى لشهوته وأملأ لعينه وأظهر لمحاسن المرأة وأدوم للألفة والمودة

“Hendaknya laki-laki (suami) menghiasi permainannya (istri) sesuai kemampuannya, karena hal itu dapat mengundang syahwatnya suami dan menyenangkan pandangan matanya. Dan menambah kecantikan seorang wanita, serta dapat mempertahankan keharmonisan dan kasih sayang.”

‎Jadi, laki-laki hendaknya membiayai istrinya untuk berdandan, dengan catatan apabila istrinya berdandan memang untuk suaminya.

‎Namun apabila istri bendandan hanya untuk orang lain, atau pamer bukan kepada suaminya, maka suami tidak boleh membiayai dandanan istri yang demikian.

‎Kesimpulannya, istri adalah permainan, maka hiasilah. Tapi meskipun disebut permainan, istri tidak boleh dipermainkan.

‎Referensi : Tuhfatul ‘Arusain fi Sa’adatiz Zaujain 84.

Oleh : Shofiyullah El-Adnany