Pengurus Ma’hadiyah Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Lantik Pengurus LATANSA dan Resmi Buka Program Kursus

oleh -121 Dilihat

(11/05/26) Selasa Pengurus Ma’hadiyah Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil melaksanakan pelantikan Pengurus Bidang Lajnah Tanmiyatul Maharah Al Insaniyah atau yang sering dikenal dengan sebutan LATANSA sekaligus membuka seluruh kegiatan kursus yang berada di bawah naungan LATANSA. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh seluruh santri.

LATANSA merupakan wadah yang berada di bawah pengawasan Pengurus Ma’hadiyah dengan pengurus yang terdiri dari santri kelas 2 Tsanawiyah. Organisasi ini menjadi sarana bagi para santri untuk mengasah kemampuan dan keterampilan di berbagai bidang.

Adapun kursus yang berada di bawah naungan LATANSA meliputi Jam’iyah Muballighin, Demangan English Club, Kursus Bahasa Arab, Nasid Islami, dan Jam’iyah Ishari.

Pelantikan pengurus LATANSA dilakukan langsung oleh Ketua II Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, yaitu Ustad Hafsin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya niat dan semangat dalam proses belajar dan pengembangan diri.

“Dalam berproses agar menjadi santri yang multitalenta maka harus mempunyai niat yang kuat. Yang kedua adalah harus memiliki semangat dalam menggapai sebuah impian,” ungkap beliau.

Selain itu, beliau juga mengajak seluruh pengurus LATANSA khususnya dan santri kelas 2 Tsanawiyah pada umumnya untuk menyukseskan seluruh program yang ada di LATANSA agar mampu menciptakan kader-kader santri yang unggul dan luar biasa.

Setelah prosesi pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari masing-masing divisi kursus yang berada di bawah naungan LATANSA. Penampilan tersebut mendapat antusiasme dari para peserta yang hadir.

‎Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan diskusi ilmiah yang menghadirkan Ustad Karror sebagai narasumber. Diskusi tersebut menjadi wadah bagi para santri untuk menambah wawasan dan motivasi dalam mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan positif di lingkungan pesantren.

Reporter: Abdus Salam