KH. Ismail Al-Ascholy Bagikan 2.000 Buku Manaqib Menyambut Haul ke-104 Syaikhona Kholil Bangkalan

oleh -318 Dilihat

Dalam rangka menyambut haul ke-104 ulama besar Nusantara, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, KH. Ismail Al-Ascholy, kembali membagikan buku karyanya kepada masyarakat. Buku tersebut berjudul Majadzib at-Tafani fi Manaqibi Syaikhona Muhammad Kholil al-Bangkalani, yang berisi kisah-kisah hidup, biografi serta perjalanan keilmuan dan spiritual Syaikhona Kholil Bangkalan.

Pembagian kitab gratis ini dilakukan sebagai bentuk khidmah sekaligus ungkapan kecintaan kepada para ulama, khususnya kepada Syaikhona Kholil Bangkalan yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam perkembangan keilmuan Islam di Nusantara. Banyak ulama besar Indonesia yang tercatat pernah menjadi murid atau mengambil sanad keilmuan dari beliau.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kembali keteladanan para ulama kepada masyarakat luas, terutama generasi muda, agar mereka dapat mengambil pelajaran dari perjuangan, keilmuan, dan akhlak para pendahulu.

Menariknya, kegiatan pembagian kitab ini merupakan tahun kedua yang dilakukan oleh KH. Ismail Al-Ascholy. Pada tahun sebelumnya, beliau telah membagikan 1.000 eksemplar kitab yang sama kepada para jamaah dan hadirin yang hadir langsung dalam acara haul Syaikhona Kholil di Bangkalan.

Adapun pada tahun ini, metode pembagian kitab dilakukan dengan cara yang berbeda. Jika sebelumnya kitab dibagikan langsung kepada jamaah yang hadir di lokasi haul, kali ini pembagian dilakukan melalui media sosial dan diperuntukkan khusus bagi para pengikut (followers) beliau di Instagram.

Melalui akun Instagram pribadinya, KH. Ismail Al-Ascholy mengumumkan hal tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi siapa saja yang berminat membaca kitab manaqib tersebut. Para pengikut mendaftarkan diri melalui tautan Google Form yang dibagikan melalui fitur status Instagram.

Dalam unggahan tersebut, beliau menuliskan:

“27 Ramadlan ada haul Syaikhona Muhammad Kholil di PP. Syaichona Cholil Demangan Barat, Bangkalan. Tabarrukan atas momentum tersebut, saya berencana mau mengirimkan 1000 kitab Manaqib beliau yang berjudul Majadzib at-Tafani fi Manaqib Syaikhona Kholil Al-Bangkalani kepada yang berminat membaca. Insyaallah, sebelum 27 Ramadlan, sudah sampai di rumah jenengan-jenengan.”

Pada awalnya, jumlah kitab yang disiapkan untuk dibagikan memang hanya 1.000 eksemplar. Namun setelah tautan pendaftaran dibuka, jumlah peminat yang mendaftar melalui Google Form ternyata sangat besar dan mendekati 2.000 orang.

Melihat antusiasme yang tinggi dari para jamaah dan pengikutnya, KH. Ismail Al-Ascholy akhirnya memutuskan untuk menambah jumlah kitab yang dibagikan menjadi 2.000 eksemplar, sehingga lebih banyak masyarakat dapat memperoleh kitab manaqib tersebut.

Langkah ini juga menunjukkan bagaimana dakwah dan penyebaran literasi keislaman kini dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial. Melalui platform digital, pesan-pesan keilmuan serta kecintaan kepada para ulama dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dari berbagai daerah.

Haul Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan sendiri merupakan momentum penting bagi para santri dan pecinta ulama. Setiap tahunnya, ribuan jamaah dari berbagai daerah datang ke Bangkalan untuk berziarah dan mengenang jasa-jasa beliau dalam menyebarkan ilmu agama serta membimbing umat.

Haul Syaikhona Kholil di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil rutin diadakan setiap tanggal 27 Ramadhan, yang pada tahun ini bertepatan dengan hari Selasa 17 Maret 2026 M

Dengan dibagikannya ribuan kitab Majadzib at-Tafani fi Manaqibi Syaikhona Muhammad Kholil al-Bangkalani tersebut, diharapkan kisah-kisah keteladanan Syaikhona Kholil dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga tradisi keilmuan Islam di Nusantara.

Author: Fakhrullah

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.