, ,

“Wahai Ahli Bait Rasululloh ﷺ mencintai kalian adalah kewajiban, Allah ﷻ telah menurunkan (menjelaskan) tentang hal itu di dalam al-Qur’an.

Tingginya derajat kalian layak untuk dikatakan bahwa: “Barang siapa yang tidak bershalawat kepada kalian maka tidak dianggap bershalawat kepada Rasululloh ﷺ”.

, ,

Al-Muzanniy menceritakan: “Pada suatu hari aku masuk menemui al-Imam asy-Syafi’i dan beliau dalam keadaan menulis kitab. Lalu aku berkata padanya: “Para Ashab (pengikut) Imam Malik dan Ashab (pengikut) Imam Abu Hanifah berlomba-lomba menulis kitab dan berijtihad menelorkan ilmu baru lebih banyak dari ijtihad Anda!.” Lantas al-Imam asy-Syafi’i berkata: “Ya Ibrahim! Tidakkah melihat keadaanku saat ini? –pada saat itu al-Imam asy-Syafi’i sedang menderita penyakit Ambeyen– kemudian beliau berkata: Kita menulis dan mereka juga menulis, namun bila tulisan itu bukan karena Allah ﷻ maka hanya akan bertahan setahun

,

Pada awal-awal masa pembukuan fiqih, belum ada kitab yang membahas khusus masalah Alghaz. Baru sekitar abad ke-7 Hijriyah, muncul beberapa kitab yang membahas khusus tentang Alghaz hingga nyaris semua para penurus imam madzab yang empat mempunyai karya baik yang secara khusus membahas Alghaz atau yang bercampur dengan pembahasan lainnya.