Barang siapa meninggalkan empat kalimat, maka dia telah sempurna imannya. Empat kalimat tersebut ialah sebuah pertanyaan sebagaimana berikut :
أين، كيف، متى، كم
Dimana, seperti apa, kapan dan berapa.
أين: فإن قال لك قائل أين الله فجوابه ليس فى مكان ولا يمر عليه زمان
Dimana: Ketika ada orang bertanya kepadamu, “Dimana Allah ﷻ?” Jawabannya, “Allah ﷻ tidak ada di suatu tempat, dan tidak bersamaan dengan zaman.”
كيف: وإن قال لك كيف الله فقل له ليس كمثله شئ
Seperti apa: Jika ada yang bertanya, “Seperti apa Allah ﷻ?” Maka jawablah, “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah ﷻ.”
متى: وإن قال لك متى الله فقل له أول بلا إبتداء وأخر بلا إنتهاء
Kapan: Kalau ada yang bertanya, “Sejak kapan Allah ﷻ ada?” Maka dijawab, “Sejak awal yang tidak ada permulaannya, dan sampai akhir yang tidak ada batasnya.”
كم: وإن قال لك كم الله فقل له واحد لا من قلة قل هو الله أحد
Berapa.) Dan apabila ada yang bertanya, “Ada berapa Allah ﷻ?” Jawablah, “Allah ﷻ itu Satu yang tidak diambil dari barang yang sedikit. Dan katakanlah Allah ﷻ itu Satu.”
Oleh: Shofiyullah El-Adnany
Referensi : Qathrul Ghaits Fi Masaili Abi Laits | Syaikh Nawawi bin Umar al-Jawi al-Banteni | Hlm 4









