Semarak Santri Baru dalam Mengikuti Kegiatan Syaroful Anam di Musholla Ponpes Syaichona Moh. Cholil

oleh -267 Dilihat

BANGKALAN – Musholla Pondok Pesantren Syaichona Moh.Cholil diselimuti kekhusyukan yang kental. Seperti malam Jumat pada umumnya, pesantren legendaris ini menggelar kegiatan rutin mingguan, yaitu Syaroful Anam. Namun, ada pemandangan yang sedikit berbeda pada pelaksanaan malam itu, khususnya di musholla utama pesantren.

Biasanya semua santri melaksanakan kegiatan syaroful anam tersebut di asrama masing-masing. Malam ini asrama tersebut dipenuhi oleh wajah-wajah baru. Mereka adalah para santri baru dari Daerah D. Perpindahan ini hanya sementara, karena asrama yang mereka tempati sedang dibersihkan dan di pel agar mereka nyaman untuk menempati asrama tersebut.

“Khusus malam ini, santri baru Daerah D membawa kitab sholawat dan perlengkapannya ke musholla utama. Asrama kita sedang disterilkan dan dipel,” ujar  Ust. Fathullah, selaku kepala daerah D.

Sementara itu, santri dari daerah lain—mulai dari daerah A, B, C, E, hingga Daerah F—tetap melaksanakan kegiatan malam Jumat ini di asrama mereka masing-masing seperti biasa. Suasana pun menjadi riuh dengan bacaan-bacaan sholawat yang mereka lantunkan saling bersahutan dari setiap sudut pondok.

Momen yang dilaksanakan di musholla ini membawa berkah tersendiri. Duduk berbaris dengan sarung yang rapi, baju koko putih bersih, dan kopyah putih, mereka tampak begitu bersemangat. Ini adalah salah satu momen di saat mereka merasakan kekhusyukan yang begitu kuat di musholla yang di warisi oleh para masyaikh.

Saat bacaan sholawat mulai dilantunkan, getaran kerinduan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW begitu terasa. Bacaan sholawat yang di lantangkan para santri baru menggema indah di bawah langit-langit musholla.

Kegiatan malam Jumat tanggal 9 Juli 2026 itu pun sukses menorehkan cerita manis bagi santri baru daerah D. Lantai asrama yang basah malam itu bukan sebuah halangan, melainkan sebuah jalan cerita yang membawa mereka lebih dekat dengan kekhusyukan di tempat yang mulia.

Author: Zhudmaim

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.