Karomah Syaikhona Kholil Bangkalan, Gula Khas Madura

oleh -260 Dilihat

“Cholil kamu tidak pulang, apa gula yang saya suruh sudah ada di sini’’ tanya KH. Asyik sambil mengeraskan suaranya. “iya, kyai….gulanya ada di kamar saya’’ jawab KH. Cholil dengan tenang dan sopan. ‘’sudah ada’’ tanyanya kembali dengan tegas sambil mengerutkan keningnya seakan tak percaya terhadap KH. Cholil akan hal itu.

Kemudian KH. Asyik memanggil para santrinya yang lain dan menyuruhnya untuk mengambil gula Madura yang ada di kamar KH. Cholil untuk di bawanya ke gudang penyimpanan, para santri segera mengambil gula di kamar KH. Cholil dan di bawanya ke gudang penyimpanan, anehnya gudang yang cukup besar itu sudah hampir penuh dengan gula tersebut dan para santri sudah merasa kelelahan karna gula yang di bawanya tak kunjung habis. Sedangkan gula di kamar KH. Cholil masih tersisa banyak.

Baca juga : Kisah Syaichona Kholil Bangkalan Meneriaki KH. Wahab Chasbullah Macan

Kemudian melihat kejadian aneh tersebut KH. Asyik merasa kebingungan dalam hatinya’’ dari mana Cholil bisa mendapatkan gula sebanyak itu…? padahal sejak aku suruh ia tidak kemana-mana’’. Dari kejadian tersebut KH. Asik munyuruh para santrinya untuk menghentikan pengambilan gula dari kamar KH. Cholil. Dan KH. Asik menyadari bahwa kejadian itu bukanlah hal biasa, tetapi merupakan karomah kewalian yang luar biasa yang di berikan Allah SWT. Kepada KH. Cholil. Semenjak kejadian itu KH. Asik memberi perhatian lebih kepada KH. Cholil dan di senangi para santri yang lain.

Penulis : Fakhrul

Editor : Soim Karim

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.