Sayid Abi Bakar ibni Sayid Muhammad Syatha ad-Dimyathi mengatakan di dalam kitab Kifayatul Atqiya Wa Minhajul Ashfiya, tata cara dan syarat-syarat berdoa sebagaimana beprosesnya
Pertama, orang yang berdoa seharusnya memperbaiki batinnya dengan makanan halal. Baik halal secara dzatiyahnya atau halal dalam prosesnya.
وقد قيل الدعاء مفتاح السماء وأسنانه لقمة الحلال
”Dikatakan, doa adalah kunci langit, sedangkan gigi-giginya adalah makanan halal.”
Kedua, berdoa dengan hati yang ikhlas dan hati yang hadir. Sebagaimana firman Allah ﷻ di dalam al-Quran dan firmanNya kepada Nabi Musa Alaihis Salam
فَٱدۡعُوا۟ ٱللَّهَ مُخۡلِصِینَ لَهُ ٱلدِّینَ
”Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.” (QS. Ghafir 14)
يا موسى إن أردت أن يستجاب لك دعاؤك فصن بطنك عن الحرام وجوارحك عن الأثام
”Wahai Musa, jika kau ingin diistijabah doa-doamu, maka jagalah perutmu dari makanan haram, dan jaga anggota tubuhmu dari perbuatan dosa.”
Semoga doa dan harapan baik kita diijabah oleh Allah. Aamiin
Oleh : Shofiyullah el_Adnany
Referensi : Sayid Abi Bakar ibni Sayid Muhammad Syatha ad-Dimyathi | Kifayatul Atqiya Wa Minhajul Ashfiya | Hal 04.






