Kriteria Istri Shalihah Menurut Pandangan Hadits

oleh -65 Dilihat

Memiliki istri shalihah ada idaman setiap laki-laki karena wanita shalihah ibarat perhiasan yang terbaik sebagaimana kata hadits:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنهما أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ. (رواه مسلم)

Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma , bahwasannya Rasulullah ﷺ bersabda: “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim).

Namun seperti apakah kriteria wanita yang shalihah pandangan hadits yang lain? Berikut beberapa hadits yang menjelaskan kriteria wanita yang shalihah:

عن أبي أمامة رضي الله عنه، عن النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أنه كان يقول: ما استفادَ المؤمنُ بعدَ تَقوى اللهِ خيرًا لهُ مِن زوجةٍ صالِحةٍ، إن أَمرَها أطاعتْهُ، وإن نَظرَ إليها سَرَّتْهُ، وإن أَقسمَ علَيها أَبرَّتْهُ، وإن غابَ عنها نَصحتْهُ في نفسِها ومالِه. (رواه ابن ماجه، والطبراني، وابن عساكر)

Dari Abi Umamah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ bawah beliau bersabda: “Tidak ada (sesuatu) yang lebih baik yang diperoleh seorang mukmin setelah bertakwa kepada Allah dari pada seorang istri yang shalihah. Jika ia menyuruhnya, maka ia taat. Jika ia memandangnya, maka ia menyenangkan hatinya. Jika ia bersumpah atasnya, maka ia memenuhinya dan jika ia pergi, maka ia menjaga nasihat untuk dirinya dan hartanya.”. (HR. IbnuMajah, Ath-Thabrani dan Ibnu Asakir).

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قيلَ: يا رسولَ اللهِ، أيُّ النِّساءِ خَيرٌ؟ قال: الَّتي تَسُرُّه إذا نظَرَ، وتُطيعُه إذا أمَرَ، ولا تُخالِفُه فيما يَكرَهُ في نَفْسِها ومالِه. (رواه البيهقي)

Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu beliau berkata: Dikatakan, wahai Rasulullah! Wanita seperti apa yang paling baik? Rasulullah ﷺ menjawab: “Yang menyenangkan hatinya jika dipandang, taat ketika diperintah, dan tidak menyalahinya dalam hal yang bencinya, baik pada dirinya dan harta (suami)nya.” (HR. Al-Baihaqi).

عن يحيى بن جعدة رضي الله عنه قال: قال رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ خيرُ فائدةٍ استفادَها المسلمُ بعد الإسلامِ، امرأةٌ تسرُّه إذا نظر إليها، وتطيعُه إذا أمرها، وتحفظُه في مالِه ونفسِها إذا غاب (رواه ابن أبي شيبة)

Dari Yahya bin Ja’adah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada faedah yang diperoleh seorang muslim setelah Islam yang lebih baik daripada memiliki seorang istri yang cantik, yang menyenangkan jika dipandang, taat saat diperintah, serta menjaga harta suaminya dan dirinya ketika dia pergi.” (HR. Ibnu Abi Syaibah)

 عن عبد الرحمن بن أبزي قال : مثل المرأة الصالحة عند الرجل الصالح مثل التاج المخوص بالذهب على رأس الملك، ومثل المرأة السوء عند الرجل الصالح مثل الحمل الثقيل على الرجل الكبير. (رواه ابن أبي شيبة)

Dari Abdurrahman bin Abza radhiyallahu, beliau berkata: “Perumpamaan seorang istri yang shalihah di sisi seorang suami adalah seperti mahkota berlapiskan emas yang dipakai di atas kepala seorang raja. Sedangkan perumpamaan seorang isteri yang berperangai jelek di sisi seorang suami shalih adalah seperti beban berat yang dipikul oleh seorang yang tua renta.” (HR. Ibnu Abi Syaibah).

Penulis: Abdul Adzim

Publisher: Fakhrul

Referensi:

✍️ Al-Imam Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairiy al-Naisaburiy| Kitab Shahih Muslim| Daru al-Kutub al-Ilmiyah, juz 5, halaman 177.

✍️ Syaikh Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakar as-Syuthi| Ad-Daru al-Mantsur fi Tafsir al-Ma’tsur| Daru al-Kutub al-Ilmiyah, juz 2, halaman 272.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.