Di Hadapan Santri Zawiyah, Syekh Muhammad Syarif as-Shawwaf Jelaskan Pentingnya Merawat dan Meneruskan Keilmuan Syaikhona Kholil

oleh -72 Dilihat

BANGKALAN – Zawiyah Syaikhona Muhammad Kholil menggelar acara Mujalasah Ilmiah bersama ulama terkemuka asal Damaskus, Suriah, Syekh Muhammad Syarif as-Shawaf, pada Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Zawiyah Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh santri.

Dalam tausiahnya, Syekh Muhammad Syarif menekankan peran vital para ulama sebagai pewaris para nabi dalam menyebarkan ajaran Islam. Menurutnya, estafet perjuangan ini harus menjadi tanggung jawab setiap generasi muda Islam.

“Hal yang harus tertanam di dalam benak kita masing-masing adalah memikirkan kepentingan dan kewajiban untuk meneruskan apa yang telah dibawa oleh para ulama,” ujarnya di hadapan para santri.

Secara khusus, beliau menyoroti warisan intelektual dan spiritual dari Maha Guru para ulama Nusantara, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan. Syekh Muhammad Syarif menegaskan bahwa menjaga warisan tersebut adalah sebuah kemuliaan.

“Melestarikan dan merawat karangan serta tulisan Syaikhona Kholil merupakan hal yang sangat penting dan sangat mulia,” lanjutnya.

Di hadapan para santri yang hadir, mantan Rektor Universitas Bilad as-Syam periode 2011-2024 itu juga membedah rahasia di balik besarnya pengaruh dan keberkahan ilmu yang dimiliki oleh Syaikhona Kholil, hingga namanya tetap harum dan ajarannya tetap hidup melintasi zaman.

“Mengapa Syaikhona Kholil bisa menjadi sosok yang ilmu dan keberkahannya tersebar di mana-mana? Jawabannya adalah karena hubungan yang sangat kuat antara beliau dengan Allah SWT,” jelas ulama asal Suriah tersebut.

Beliau menambahkan bahwa kekuatan spiritual dan kedekatan kepada Sang Pencipta adalah kunci utama dari keluasan ilmu Syaikhona Kholil. Tanpa adanya fondasi tersebut, sebuah karya tidak akan memiliki dampak yang luas dan abadi.

“Jika saja Syaikhona Kholil tidak memiliki hubungan yang kuat dengan Allah, tidak mungkin beliau mencapai derajat seperti sekarang, dan tidak mungkin kitab-kitab beliau bisa tersebar luas seperti saat ini. Hubungan (dengan Allah) inilah yang menjadi pondasi utama dalam membentuk sosok manusia yang sempurna,” pungkasnya.

Reporter: Bhusiri

Publisher: Fakhrul

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.