Alasan Ulama Tentang Penanaman Hari Asyura’

oleh -151 Dilihat

Setiap kali datang bulan Muharram, kita banyak menjumpai tulisan tentang keutamaan bulan Muharram di beberapa beranda Sosmed. Di antaranya keutamaan berpuasa tanggal satu Muharram hingga puasa di hari kesepuluh atau yang disebut hari Asyura’ sebagai motivasi agar kita senantiasa mengagungkan bulan mulia ini dengan berpuasa sesuai anjuran Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Namun pernahkah Anda tahu kenapa hari itu dinama hari Asyura’ dan apa alasan para ulama tentang penamaan hari itu? Berikut penjelasan lengkapnya:

Dalam kitab Raudhatu al-Ulama’ wa Nazhati al-Fudhala’, Syaikh al-Husain bin Yahya az-Zindawistiy al-Hanafiy (W. 382 H) mengatakan:

واختلف العلماء في تسمية هذا اليوم عاشوراء، قال بعضهم لأنه عاشر يوم من أيام المحرم، وبه قال عامة الفقهاء

وقال بعضهم لأنه عاشر يوم من الأيام الفاضلة والأوقات الشريفة التي أعطاها الله تعالى لأمة محمد أولها رجب وشعبان ورمضان وليلة البراءة وليلة القدر والعيدين وعشر الأضحى ويوم الجمعة ثم العاشر وهو يوم عاشوراء

قال بعضهم : لأن الله تعالى أكرم فيه عشرة من الأنبياء عليهم السلام بعشر کرامات فيه تاب الله على آدم ورفع إدريس واستوت سفينة نوح عليه السلام وكشف الضر عن أيوب ورد الملك على سليمان عليه السلام وأخرج يونس عليه السلام من بطن الحوت ورد يوسف عليه السلام على يعقوب عليه السلام ورفع عيسى عليه السلام ونصر موسى عليه السلام على فرعون ونجى إبراهيم عليه السلام من النار فسمي عاشوراء

“Para ulama berbeda pendapat tentang alasan penamaan hari itu dengan nama Asyura’. Sebagian dari mereka berkata: “Karena hari itu adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram.” Alasan ini merupakan pendapat mayoritas para pakar ilmu Fikih.

Sebagian ulama berkata: “Di hari itu ada hari kesepuluh dari hari-hari yang utama dan waktu-waktu yang mulia yang diberikan Allah ﷻ kepada umat Nabi Muhammad ﷺ. Pertama Bulan Rajab, Bulan Ramadhan, Malam Bara’ah, Lailatul Qadar, Dua Hari Raya, Tanggal Sepuluh hari Raya Idhul Adha, Hari Jum’at kemudian Hari Kesepuluh (dari bulan Muharram) yaitu hari Asyura’.

Sebagian ulama yang lain berkata: “Karena Allah ﷻ di hari itu memuliakan sepuluh orang dari para Nabi Alaihimus Salam dengan sepuluh kemuliaan. Di hari itu Allah ﷻ menerima taubat Nabi Adam As, mengangkat Nabi Idris As (ke langit), menyelamatkan perahu Nabi Nuh As, menyembuhkan penyakit yang diderita Nabi Ayyub As, mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman As, mengeluarkan Nabi Yunus As dari perut Ikan, mengembalikan Nabi Yusuf As kepada Nabi Ya’qub As, diangkatnya Nabi Isa As (ke langit), tertolongnya Nabi Musa As dari Fir’aun dan diselamatkannya Nabi Ibrahim As dari Api Neraka. Maka dari itu dimana hari Asyura’. Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Publisher: Fakhrul

Referensi:

✍🏽 Syaikh al-Husain bin Yahya az-Zindawistiy al-Hanafiy| Raudhatu al-Ulama’ wa Nazhati al-Fudhala’| Daru al-Kutub al-Ilmiyah, halaman 353-354.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.