Syi’ru Ar-Ratsa’ Tarjamatu Al-Hayah Sulthonu As-Sholawat Syeikh Fakhrillah Aschal

oleh -95 Dilihat

Syair Rotsa’ KH. Abdullah Hanani Basyamka pada malam peringatan 1000 harinya al-marhum wal-maghfurlah RKH. Fakhrillah Aschal

_______

Syi’ru Ar-Ratsa’ Tarjamatu Al-Hayah Sulthonu As-Sholawat Syeikh Fakhrillah Aschal

(Syair Duka Cita yang Berisi Tentang Sejarah Hidup Pemimpinnya Orang-orang yang Membaca Sholawat, Syeikh Fakhrillah Aschal)

Kiai Fakhri…

Terimakasih, engkau telah mengajarkan segalanya kepada kami…

engkau mengajarkan pada kami bakti putra pada ayah…

seperti yang engkau tahdiskan pada estafet melanjutkan sepak terjang Kiai Abdullah…

 

Kiai Fakhri…

Terimakasih, engkau telah mengajarkan segalanya kepada kami…

bahkan engkau pun mengajarkan kami birrul walidain pada ibu, ummah…

sehingga buktinya engkau paling dekat hari ini dengan Nyai Sumtin sampai ke turbah di Martajasah…

 

Kiai Fakhri…

Engkau mengajarkan ikhlas dengan senyum yang merekah…

tabassam itu pula yang mengantarmu ke derajat shohibil wajhil muniri, dendang yang kau baca setiap saat…

Shollallahu ala muhammad shollallahu alaihi wasallam, Shollallahu ala muhammad shollallahu alaihi wasallam, Shollallahu ala muhammad shollallahu alaihi wasallam

 

Masih jelas dalam ingatan kami…

engkau pula yang mengajari kami bersholawat bukan hanya dengan lisan yang terucap…

namun dengan gerakan tangan mantap…

“Oh tanah airku Indonesia Raya, oh tanah airku Indonesia raya…”

Kami melihat tanganmu Kiai…

 

Kiai…

Tak henti-hentinya engkau mengajari kami bahkan bermunajat dan bertawajjuh….

“Lailahailallah, Lailahailallah, Lailahailallah…”

Kami tancapkan di hati kami yang kiri, sebagaimana engkau mengajari kami di masjid Nurus Syadzili…

engkau mengajari pemuda berdzikir ria, hingga mereka punya Fakher’s Mania…

engkau menghimpun para Kiai, dengan berdirinya puluhan pesantren Nurus Syadzili…

engkau membumikan jejak digital hasanah, melalui TV,  NUSYA TV yang penuh hikmah…

 

Puncaknya…

Engkaupun mengajarkan kami membesarkan warisan leluhurmu, Syaichona Cholil,  Nahdlatul Ulama dengan penuh bakti, mulai ketua Tanfidziyah hingga Rais Syuriah tak pernah terganti…

 

Kiai Fakhri…

Engkau menciptakan mata air menumbuhkan dahan kalbu…

Menciptakan mata air menghidupi jiwa…

Menciptakan mata air menjadi sumber kehidupan penuh cinta…

Namun Kiai, kini kami sadar, bahwa engkaupun bukan hanya membuat mata air, tapi engkau membuat air mata…

engkau membuat air mata yang tak pernah bisa kering, mengingat sepak terjangmu…

 

Sungguh Kiai Fakhri…

Engkau telah mengajarkan segalanya kepada kami…

Engkau telah mengajarkan segalanya kepada kami, kecuali satu yang tak pernah kau ajarkan pada kami, yaitu hidup tanpamu, kami tak pernah bisa…

اللهمّ صلِّ على سيِّدنا محمّدٍ، اللهمّ صلِّ على سيِّدنا محمّدٍ

اللهمّ صلِّ وسلم وبارك على سيِّدنا محمّدٍ

Author: Adibahkey

Editor:Fakhrullah

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.