Anjuran Musyawarah dan Istikharah Sebelum Menikah

oleh -238 Dilihat

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya agar senantiasa bermusyawarah dalam setiap urusan, terlebih lagi dalam urusan menikah. Buktinya, Habib Ali bin Hasan Baharun dalam kitabnya, Syamsul Munirah membuat penjelasan khusus tentang musyawarah dan istikharah dalam bab nikah.

Perihal musyawarah, Allah SWT telah memerintahkannya langsung dalam Al-Qur’an

و شَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ

Artinya: “Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu, kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 159)

Dalam Tafsir Al-Qurtubi dijelaskan bahwa, ayat di atas bukan bertujuan untuk memerintahkan Rasulullah agar mengambil pendapat para sahabat, akan tetapi agar Rasulullah Saw mengajarkan kepada umatnya tentang keutamaan dan manfaat dari bermusyawarah

Musyawarah di sini tentunya bermusyawarah dengan orang alim atau mengerti urusan agama, karena tujuan musyawarah adalah untuk menghasilkan keputusan yang paling maslahat untuk agama. Seperti yang disampaikan oleh Syeikh Muhammad bin Alan As-Siddiqi (w. 1057 H) dalam kitab Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah Ala Al-Adzkar An-Nawawiyah

ثم ينبغي للمشير أن يشير عليه بما هو الأصلح له في دينه وإن أضر بدنياه فعليه أن يشير بما فيه صلاح الدين إما مع صلاح الدنيا أيضًا أو صلاحه فقط ويتخلى عن الهوى ويشير بما ظهر له صلاحه في الدين لحديث المستشار
الكتاب: الفتوحات الربانية على الأذكار النواوية
المؤلف: محمد بن علان الصديقي الشافعي الأشعري المكي (ت ١٠٥٧ هـ)

Kemudian jika sudah musyawarah, dianjurkan untuk istikharah, guna lebih mantap dalam menentukan pilihan, karena sehebat apapun planing dan angan-angan manusia, mereka tetap tidak bisa memastikan bahwa hal itu adalah yang paling baik, kecuali datangnya dari Allah SWT. Oleh karena itu manusia diperintah untuk bermusyawarah terlebih dahulu, kemudian minta petunjuk kepada Allah SWT dengan istikharah

قال الله تعالى: ﴿وَشَاورْهُمْ فِي الْأَمْرِ﴾ [أل عمران: ١٥٩] ودلائله كثيرة.وإذا شاور وظهر أنه مصلحة استخار الله سبحانه وتعالى في ذلك، فصلى ركعتين من غير الفريضة، ودعا بدعاء الاستخارة- ظاهر كلامه بل صريحه تقديم الاستشارة قبل الاستخارة
الكتاب: الفتوحات الربانية على الأذكار النواوية
المؤلف: محمد بن علان الصديقي الشافعي الأشعري المكي (ت ١٠٥٧ هـ)

Imam Ibnu Hajar al-Haitami berpendapat bahwa anjuran untuk Istikharah ini sangat masuk akal, karena kepercayaan terhadap pendapat orang lain yang dimintai musyawarah lebih kuat daripada kepercayaan terhadap pendapat sendiri yang sering kali dipengaruhi oleh hawa nafsu dan pikiran yang tidak baik.

قال ابن حجر الهيتمي وليس ببعيد حتى عند التعارض لأن الطمأنينة إلى قول المستشار أقوى منها إلى النفس لغلبة حظوظها وفساد خواطرها قيل ومن ثم لو اطمأنت نفسه وارتاضت وغلب صدق أرادنها قدم الاستخارة كما بحث وهو واضح
الكتاب: الفتوحات الربانية على الأذكار النواوية
المؤلف: محمد بن علان الصديقي الشافعي الأشعري المكي (ت ١٠٥٧ هـ)

Selain itu, Rasulullah Saw pernah bersabda tentang manfaat daripada sholat Istikharah. Dalam kitab tafsir Al-Qurtubi disebutkan:

وَقَالَ عَلَيْهِ السَّلَامُ: (مَا نَدِمَ مَنِ اسْتَشَارَ وَلَا خَابَ مَنِ اسْتَخَارَ). وَرَوَى سَهْلُ بْنُ سَعْدٍ السَّاعِدِيُّ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (ما شَقِيَ قَطُّ عَبْدٌ بِمَشُورَةٍ وَمَا سَعِدَ بِاسْتِغْنَاءِ رَأْيٍ).

Artinya: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Tidak akan menyesal orang yang bermusyawarah dan tidak akan sia-sia orang yang beristikharah.’ Dan Sahl bin Sa’ad As-Sa’idi meriwayatkan dari Rasulullah SAW: ‘Tidak akan sengsara seorang hamba yang selalu bermusyawarah dan tidak akan bahagia orang yang merasa cukup dengan pendapatnya sendiri.'”

Dauh Sahabat Nabi dan Para Ulama tentang bermusyawarah

وَقَالَ بَعْضُهُمْ: شَاوِرْ مَنْ جَرَّبَ الْأُمُورَ، فَإِنَّهُ يُعْطِيكَ مِنْ رَأْيِهِ مَا وَقَعَ عَلَيْهِ غَالِيًا وَأَنْتَ تَأْخُذُهُ مَجَّانًا

Artinya: “Sebagian ulama berkata: ‘Musyawarahlah dengan orang yang telah berpengalaman dalam berbagai urusan, karena dia akan memberikan pendapatnya yang berharga kepada Anda secara gratis.'”

وَقَدْ جَعَلَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الْخِلَافَةَ- وَهِيَ أَعْظَمُ النَّوَازِلِ- شُورَى

Artinya: “Umar bin Khattab RA menjadikan khilafah, yang merupakan urusan terbesar, sebagai hasil musyawarah.”

قَالَ الْبُخَارِيُّ: وَكَانَتِ الْأَئِمَّةُ بَعْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَشِيرُونَ الْأُمَنَاءَ مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ فِي الْأُمُورِ الْمُبَاحَةِ لِيَأْخُذُوا بِأَسْهَلِهَا

Artinya: “Al-Bukhari berkata: ‘Para imam setelah Nabi SAW selalu bermusyawarah dengan orang-orang yang amanah dan berilmu dalam urusan-urusan yang mubah untuk memilih jalan yang paling mudah.'”

وَقَالَ سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ: لِيَكُنْ أَهْلُ مَشُورَتِكَ أَهْلَ التَّقْوَى وَالْأَمَانَةِ، وَمَنْ يَخْشَى اللَّهَ تَعَالَى

Artinya: “Sufyan Ats-Tsauri berkata: ‘Hendaknya orang-orang yang kamu jadikan musyawarah adalah orang-orang yang bertakwa, amanah, dan takut kepada Allah SWT.'”

وَقَالَ الْحَسَنُ: وَاللَّهِ مَا تَشَاوَرَ قَوْمٌ بَيْنَهُمْ إِلَّا هَدَاهُمْ لِأَفْضَلِ مَا يَحْضُرُ بِهِمْ.

Artinya: “Al-Hasan berkata: ‘Demi Allah, tidaklah suatu kaum bermusyawarah kecuali Allah akan memberikan petunjuk kepada mereka kepada jalan yang terbaik yang ada di antara mereka.'”

وَرُوِيَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (مَا مِنْ قَوْمٍ كَانَتْ لَهُمْ مَشُورَةٌ فَحَضَرَ مَعَهُمْ مَنِ اسْمُهُ أَحْمَدُ أَوْ مُحَمَّدٌ فَأَدْخَلُوهُ فِي مَشُورَتِهِمْ إِلَّا خِيرَ لهم)

Artinya: “Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: ‘Tidaklah suatu kaum memiliki musyawarah lalu ada di antara mereka seseorang yang bernama Ahmad atau Muhammad dan mereka melibatkan dia dalam musyawarah, kecuali Allah akan memberikan kebaikan kepada mereka.'”

Author: Fakhrullah
Referensi:

  • Tafsir Al-Qurthubi | Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakar bin Farh Al-Anshari Al-Khazraji Shamsuddin Al-Qurthubi (wafat 671 H)
  • Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah Ala Al-Adzkar An-Nawawiyah | Syeikh Muhammad bin Alan As-Siddiqi (w. 1057 H)
  • Syamsul Munirah | Habib Ali bin Hasan Baharun
banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.