Keutamaan Orang yang Bekerja

oleh -89 Dilihat

‎‎Orang yang bekerja mencari harta yang halal, mempunyai beberapa keutamaan dibanding orang yang ahli ibadah tapi tanpa punya pekerjaan.

‎Menurut ulama :

‎وقد أكرم الله تعالى المحترفة بأمور فضّلوا بها على المتعبدين من غير حرفة

Allah Ta’ala telah memuliakan orang-orang yang berprofesi dengan beberapa hal yang membuat mereka lebih utama daripada ahli ibadah yang tidak memiliki profesi:

‎الأول: أن أعمال أحدهم له لكونه يأكل من كسبه لا من صدقات الناس وأوساخهم

‎1. Pertama: Bahwa pekerjaan salah seorang dari mereka adalah untuk dirinya sendiri, karena ia makan dari hasil usahanya sendiri, bukan dari sedekah atau kedermawanan orang lain.

‎‎الثاني: عدم دعواه العلم وتكبره على الجاهلين، فيشهد حقارة نفسه وتعظيم غيره

‎2. Kedua: Tidak mengaku berilmu dan tidak sombong terhadap orang-orang yang bodoh, sehingga ia menyaksikan kehinaan dirinya dan mengagungkan orang lain.

‎‎الثالث: سلامته من الشبه العقلية في الله تعالى وفي رسله وأحكامه


‎3. Ketiga: Selamat dari syubhat akal dalam memahami Allah Ta’ala, rasul-rasul-Nya, dan hukum-hukum-Nya.

‎الرابع: إذا وقع في معصية يصير يشهد قبحها لا يرى أنه فعل شيئاً يكفرها، وغير ذلك

‎‎4. Keempat: Jika terjerumus dalam maksiat, ia menyaksikan keburukannya dan tidak merasa bahwa ia tidak melakukan apa-apa yang dapat menghapusnya, dan lain sebagainya.
‎Sayyidi Ali al-Khawwash berkata:

‎‎عندي أن الذي يأكل من كسبه ولو مكروهاً كالحجام والعنواني أحسن من المتعبد الذي يأكل بدينه ويطعمه الناس بصلاحه.

‎”Menurutku, orang yang makan dari hasil usahanya sendiri, meskipun pekerjaan itu makruh seperti bekam dan membersihkan got, lebih baik daripada ahli ibadah yang makan dengan agamanya dan orang-orang memberinya makan karena kebaikannya.”

‎Oleh : Shofiyullah el_Adnany

‎Referensi : Al-Minah As-Sunniyah ‘Ala Al-Washiyyah Al-Mutabbawilah | halaman 83-84

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.