Santri Terus Bertambah, PP Syaichona Moh. Cholil Renovasi Bangunan yang Sudah Tua

oleh -172 Dilihat

(15/07/25) Terlihat Aktivitas pengecoran balok fondasi untuk pembangunan Daerah A, B, C, Kamar Mandi, Tempat Jemuran, dan Dapur terlihat berlangsung pada Selasa (15/7). Pekerjaan ini merupakan kelanjutan setelah sebelumnya dilakukan pengecoran untuk paku bumi dan cakar ayam.

Pengecoran balok fondasi ini diperkirakan menghabiskan 5 mobil molen semen dan ditargetkan selesai pada Jumat mendatang.

Renovasi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan asrama santri yang jumlahnya kian bertambah setiap tahun. Saat ini, Pondok Pesantren (PP) Syaichona Moh. Cholil memiliki enam daerah pemukiman santri, yakni Daerah B hingga G. Yang sedang direnovasi adalah Daerah A dan Dapur. Rencananya, Daerah B dan C akan dipindahkan ke bagian barat, digabungkan dengan Daerah A, B, C, Kamar Mandi, Tempat Jemuran, dan Dapur yang pembangunannya masih berlangsung tahun ini.

Letak pembangunan Daerah A, B, C, Kamar Mandi, Tempat Jemuran, dan Dapur berada disebelah baratnya Daerah D, E, dan F. Menurut Ketua Kontraktor Panitia Pembangunan, Bapak Hotib, pembangunan Daerah A, B, C, Kamar Mandi, Tempat Jemuran, dan Dapur yang sedang berjalan akan memenuhi standar kesehatan santri, dan Insyaallah dalam waktu 6 bulan pembangunan ini akan selesai,” ujarnya.

“Kami akan terus bekerja dalam pembangunan ini demi mencapai target waktu yang sudah diberikan oleh Ketua Umum PP Syaichona Moh. Cholil, RKH. Moh. Nasih Aschal, agar bisa memberikan fasilitas yang nyaman kepada santri sesuai standar kesehatan,” imbuh Bapak Hotib.

Pembangunan Daerah A, B, C, Kamar Mandi, Tempat Jemuran, dan Dapur telah berjalan sejak satu bulan lalu. Bangunan ini akan menjulang setinggi tiga lantai. Rencananya, lantai dasar untuk Daerah A, lantai dua untuk Daerah C, dan lantai tiga untuk Daerah B. Di sebelah baratnya, Kamar Mandi akan ditambah satu lantai khusus. Pembangunan ini diperkirakan menghabiskan biaya kurang lebih Rp7 miliar hingga selesai.

“Pembangunan ini akan menghabiskan biaya kurang lebih Rp7 miliar mulai dari awal pembongkaran hingga selesai. Kami mohon doanya semoga pembangunan ini diberi kelancaran sampai tuntas,” pungkas Hotib.

Reporter : Abdussalam

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.