Pengurus Ma’hadiyah Syaichona Moh. Cholil Intensifkan Pembinaan Ubudiah Santri I’dadiyah

oleh -331 Dilihat

Bangkalan – Pengurus Ma’hadiyah Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan terus meningkatkan pembinaan keagamaan bagi santri baru melalui kegiatan praktik ubudiah. Kegiatan ini difokuskan pada pembenahan tata cara wudu dan salat agar sesuai dengan tuntunan fikih sebagaimana yang dipelajari dalam kitab-kitab keislaman.

Praktik ubudiah tersebut secara khusus diperuntukkan bagi santri Idadiyah yang masih berada pada tahap awal dalam mengikuti proses pendidikan dan pembinaan di lingkungan pesantren. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman dasar mengenai pelaksanaan ibadah yang benar.

Pasalnya, para santri Idadiyah berasal dari latar belakang pendidikan dan lingkungan yang beragam. Sebagian santri yang baru datang dari rumah masih memiliki pemahaman yang belum sempurna mengenai tata cara wudu dan salat, baik dari segi rukun, sunah, maupun hal-hal yang berkaitan dengan kesempurnaan pelaksanaannya.

Melalui praktik secara langsung, pengurus Ma’hadiyah tidak hanya menyampaikan materi secara teori, tetapi juga memberikan contoh dan mengamati praktik yang dilakukan oleh para santri. Dengan demikian, setiap kesalahan yang ditemukan dapat segera dibenahi dan diberikan penjelasan sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam kitab-kitab fikih.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan lima kamar santri dalam setiap pertemuan. Pelaksanaannya dijadwalkan pada malam Minggu dan malam Senin secara bergiliran. Sistem tersebut diterapkan agar proses pembinaan dapat berlangsung secara lebih terarah serta seluruh santri Idadiyah memperoleh kesempatan mendapatkan bimbingan secara langsung.

Dalam pelaksanaannya, para santri diarahkan untuk mempraktikkan tata cara wudu dengan memperhatikan setiap tahapan yang telah ditentukan. Setelah itu, pembinaan dilanjutkan dengan praktik salat, mulai dari gerakan, bacaan, hingga hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.

Pengurus Ma’hadiyah juga memberikan koreksi terhadap praktik santri apabila ditemukan kekeliruan. Pembinaan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan edukatif sehingga para santri dapat memahami kesalahan sekaligus mengetahui tata cara yang tepat untuk memperbaikinya.

Kegiatan praktik ubudiah ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi santri Idadiyah dalam menjalankan kewajiban ibadah selama berada di pesantren. Lebih dari itu, pembiasaan sejak dini diharapkan mampu membentuk ketelitian dan kesadaran santri dalam menjalankan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat, Tutur Ustad Fahad Adi Wijaya selaku pengurus Ma’hadiyah

Dengan adanya pembinaan yang dilakukan secara rutin dan bertahap, Pengurus Ma’hadiyah Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil berupaya memastikan bahwa para santri tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan secara teoritis, tetapi juga mampu mengamalkannya dengan benar dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter: Abdussalam

Publisher: Fakhrul

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.