
(02/06/25) Malam Selasa. Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil terus berkomitmen menggali dan meningkatkan kompetensi para santrinya. Untuk mewadahi pengembangan berbagai keterampilan, pesantren menyediakan lembaga khusus bernama Lajnah Tanmiyatul Masalah Al-Insaniyah (Latansa). Di dalam Latansa, para santri dapat mempelajari dan mengembangkan diri melalui berbagai program unggulan, seperti Jamiyatul Muballighin, Bahasa Asing, Khot (Kaligrafi Arab), Jam’iyyah Isyari, serta Jam’iyyah Hadrohyang dikenal dengan nama Jam’iyyah Hadroh Nasid Islami.
Pembukaan kegiatan Latansa untuk Tahun Ajaran 2024/2025 dilaksanakan dengan khidmat di depan halaman madrasah pesantren. Acara penting ini dihadiri oleh seluruh santri putra Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil, menandai dimulainya kembali program pengembangan diri melalui lembaga tersebut.
Acara pembukaan diawali dengan pembacaan sholawat bersama sebagai bagian pra-acara untuk membangun suasana religius dan kebersamaan. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan rangkaian acara seremonial resmi yang dibuka dengan pembacaan surah Al-Fatihah lalu dilanjutkan dengan pembacaan Tartil Bittaghonni kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.

Dalam sambutaan Ketua Latansa menyampaikan harapannya semoga para santri bisa mengikuti kegiatan latansa dan para pengurus juga bisa menjalankan programnya dengan baik.
“Saya berharap para santri yang masuk ke latansa bisa aktif dan semoga para pengurus bisa amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya serta menjalankan program sebagai mana mestinya,” Harapannya

Setelah itu kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua II Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil oleh Usatad. Hafsin M. Pd,. Beliau menyampaikan sebagai santri kita harus banyak mensykuri kesantrian kita semua.
“Sebagai santri mestinya harus banyak bersyukur karna tidak semua orang bisa menjadi santri, tidak semua orang tua bisa memondokkan anaknya di Pondok Pesantren dan kalian adalah merupakan orang-orang pilihan maka dari itu kita wajib bersykur karna ditakdirkan bisa menjadi santri,” Tutur Ust. Hafsin M. Pd, (Ketua II Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil)
Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa “Dalam kegiatan yang ada di Latansa ada namanya kursus-kursus diantaranya Jamiyatul Muballighin, Bahasa Asing, Khot (Kaligrafi Arab), Jam’iyyah Isyari, serta Jam’iyyah Hadrohyang dikenal dengan nama Jam’iyyah Hadroh Nasid Islami itu semuanya dalam rangka untuk mencetak generasi santri yang multi talenta sehingga ketika keluar dari Pesantren santri itu bisa berperan sebagaimana bakat yang dimilikinya,” Tegasnya
Lalu setelah beliau sambutan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbolis bahwa kegiatan Latansa sudah dimulai kembali, Selain sambutan dan pengarahan, salah satu agenda yang menarik dalam seremonial pembukaan adalah penampilan yang memperlihatkan berbagai kegiatan Latansa pada tahun ajaran sebelumnya. Penampilan ini bertujuan memberikan gambaran nyata dan memotivasi para santri akan ragam keterampilan dan prestasi yang dapat diraih melalui program-program di bawah naungan Latansa.
Reporter : Abdussalam







