Lakukan Lima Perkara, Rezeki akan Menjadi Berkah

oleh -109 Dilihat

Pasang surut dalam dunia usaha adalah suatu yang lumrah terjadi, akan terasa janggal jika dunia usaha ramai dan banyak untung tapi deposito uang yang masuk dirasa tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari atau harta yang didapat tidak ada keberkahan.

Syaikh Nashir bin Muhammad bin Ibrahim as-Samarqandi (w.373 h) dalam kitabnya Tanbihu al-Ghafilin bi Ahaditsi al-Anbiya’ wa al-Mursalin ﷺ mengatakan:

من أراد أن يكون كسبه طيباً، فعليه أن يحفظ خمسة أشياء

“Barang siapa menginginkan usahanya menjadi baik (berkah), maka hendaknya ia menjaga 5 perkara:

• Pertama:

أن لا يؤخر شيئاً من فرائض الله تعالى لأجل الكسب، ولا يدخل النقص فيها

“Tidak menunda sedikit pun kewajiban kepada Allah ﷻ (seperti shalat dan kewajiban ibadah lainnya) karena sibuk mencari nafkah dan tidak mengurangi pelaksanaannya.”

• Kedua:

أن لا يؤذي أحداً من خلق الله تعالى لأكل الكسب

“Tidak menyakiti siapa pun dari makhluk Allah ﷻ demi mencari penghasilan.”

• Ketiga:

أن يقصد بكسبه استعفافاً لنفسه، ولعياله، ولا يقصد به الجمع والكثرة

“Berniat dalam bekerja untuk menjaga kehormatan diri dan mencukupi keluarga, bukan untuk menumpuk harta dan memperbanyak kekayaan.

• Keempat:

أن لا يجهد نفسه في الكسب جداً

“Tidak memaksakan diri secara berlebihan dalam mencari nafkah.

Kelima:

أن لا يرى رزقه من الكسب، ويرى الرزق من الله تعالى والكسب سبباً

“Tidak meyakini bahwa rezeki datang dari pekerjaannya semata, tetapi meyakini bahwa rezeki itu dari Allah ﷻ, sedangkan usaha hanyalah sebab.

Terdapat sebuah hadits riwayat Ibnu az,-Zubair dari Jabir Radhiyallahu Anhuma dari Rasulullah ﷺ, bahwa beliau bersabda:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَنْ يَمُوتَ حَتَّى يَسْتَكْمِلَ رِزْقَهُ، فَلَا تَسْتَبْطِئُوا الرِّزْقَ، فَاتَّقُوا اللَّهَ، فَأَجْمِلُوا فِي الطَّلَبِ، خُذُوا مَا حَلَّ لَكُمْ، وَذَرُوْا مَا حَرَّمَ اللّٰهُ

Artinya: “Wahai manusia, sesungguhnya salah seorang diantara kalian tidaklah meninggal sampai disempurnakan (habis) jatah rezekinya, maka janganlah kalian merasa lambat datang rezeki. Bertaqwalah kepada Allah ﷻ kalian, perbaikilah cara mencari rezeki kalian, ambil yang halal dan tinggalkan yang diharamkan Allah ﷻ”. (HR. Ibnu Majah dan Hakim). Wallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Publisher: Fakhrul

Referensi:

✍️ Syaikh Nashir bin Muhammad bin Ibrahim as-Samarqandi|Tanbihu al-Ghafilin bi Ahaditsi al-Anbiya’ wa al-Mursalin ﷺ| Daru al-Kutub al-Ilmiyah, halaman 261-262.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.