Kumandang Adzan Saat Angin

oleh -17 Dilihat

Bulan ini terkhusus di Madura disambut dengan cuaca buruk, sering turun hujan deras yang disertai angin kencang sehingga menyebabkan suatu tempat terkena banjir.

Suatu ketika, saat KHS. Abdullah Schal ada di sebuah tempat pengajian, tiba-tiba turun hujan yang sangat lebat disertai angin dan petir yang menyambar-nyambar.

Seketika itu beliau langsung mengumandangkan Adzan ke arah angin yang berhembus, dan disaksikan banyak orang. Seketika itu pula hujan perlahan reda dan angin pun berhenti berhembus, sehingga pengajian bisa terus dilanjutkan.

Hal itu juga pernah dilakukan oleh sahabat Nabi, Ibnu Umar, sebagai anjuran dari Rasulullah Saw. ketika cuaca sedang dingin dan angin kencang.

عن نافع أن ابن عمر أذن بالصلاة في ليلة ذات برد وريح ثم قال: «أَلاَ صَلُّوا فِي الرِّحَالِ». ثم قال: إن رسول الله صلى الله عليه وسلم يأمر المؤذن إذا كانت ليلة ذات برد ومطر يقول: «أَلاَ صَلُّوا فِي الرِّحَالِ». صحيح البخاري (1/ 134)

“Dari Nafi’, bahwa Ibnu ‘Umar pernah mengumandangkan Adzan pada suatu hari yang dingin dan berangin. Kemudian ia berkata: Ala Shallu fi ar-Rihali “Shalatlah di tempat tinggal kalian!” Ia melanjutkan perkataannya: “Jika malam sangat dingin dan hujan Rasulullah ﷺ memerintahkan seorang mu’adzin untuk mengucapkan: “Hendaklah kalian shalat di tempat tinggal kalian.” (HR. Al-Bukhari)

Oleh : Shofiyullah el_Adnany

Referensi : Sumber cerita dari salah satu alumni sepuh.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.