Di fase istiqror (kematangan) dalam sejarah perkembangan madzhab asy-Syafi’i, telah
SAJAK PUJANGGA YANG MENJADI MUNAJAT PARA ULAMA DARI MASA KE MASA
إِلٰهِيْ لَسْـتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً * وَلاَ أَقْوَى عَلَى نَارِ الْجَـحِيْمِ
فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْـفِرْ ذُنُـوْبِيْ * فَإِنَّكَ غَافِـرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ
Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku tidak kuat dalam neraka.
Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku, sesungguhnya engkau Maha Pengampun dosa yang besar
PERMAINAN SYITRANJI ALA IBNU ARABI: TAKTIK MEMENANGKAN PERGULATAN SPIRITUAL MENUJU MA’RIFAT ILAHI
Diberbagai kamus bahasa Arab Syithraji (الشطرنج) di artikan sebagai permanin catur, namun az-Zarqani al-Maliki (w. 1710 M/1122 H) seorang pakar hadits, fikih, usul fikih, tasawwu, annotator dan komentator ulung madzhab Maliki dalam kitabnya Abhaju al-Masalik syarah Muwaththa’ Imam Malik mengatakan: Syithraji (الشطرنج) secara bahasa memiliki empat arti salah satu menurut Ibnu Malik al-Adalusi adalah setiap permainan yang memiliki garis-garis (vertikal atau horizantal) yang terjalin tanpa terputus
INILAH ALASAN IKAN-IKAN TURUT MENDOAKAN PARA ALIM ULAMA
Al-Habib ‘Idrus bin Umar al-Habsiy Nafa’ahullah, pernah ditanya: “Manfaat pada yang didapat ikan-ikan di laut hingga mau mendoakan para alim ulama?
MALAIKAT MEMBENTANG SAYAP-SAYAPNYA UNTUK PARA PENUNTUT ILMU
Saat kecil dulu kita sering mendengar cerita bahwa para malaikat akan membentangkan sayap-sayapnya untuk para penuntut ilmu dan dan ikan-ikan di laut selalu mendoakan para alim ulama. Sepintas adagium ini bagi sebagian orang tidak rasional dan dianggap mitos belaka namun tidaklah fair bila kita memvonis sesuatu tanpa menanyakan terlebih dahulu pada ahlinya atau mengkajianya hal tersebut melalaui literatur para pakar. Maka dari itu simak ulasan berikut
WUJUD ILMU LEBIH INDAH DARI MATAHARI DAN BULAN
Ilmu adalah pengetahuan yang berada dalam hati tak nampak dimata
Rahasia Kemuliaan Basmalah
Syaichona.net– Basmalah merupakan sebuah awal dari setiap perkara dan hal
33 TAHUN MENUNTUT ILMU, HATIM AL-ASHAM HANYA MENDAPAT 8 PERKARA
Dikisahkan dari Hatim al-A’sham, murid dari Syaqiq al-Balkhi bahwa Syaqiq al-Balkhi bertanya kepadanya, “Berapa lama kamu telah belajar kepadaku?” Hatim menjawab: “Sudah selama 33 tahun.” Syaqiq bertanya lagi, “Apa yang kamu pelajari dariku selama itu?” Hatim menjawab, “Ada delapan perkara.”
HIKMAH DIBALIK HITUNGAN RAKAAT SHOLAT YANG TIDAK SAMA
Setelah di edisi kemarin kita membahas banyak hal tentang sejarah
- Sebelumnya
- 1
- …
- 80
- 81
- 82
- …
- 93
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










