Bedah Kitab Matnus Syarif menjadi Pembuka Acara Bahtsul Masa’il Wustho di Pondok Pesantren Syaikhona Moh. Cholil

oleh -74 Dilihat

Syaichona.net – Jumat (28/11) malam, halaman Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan dipenuhi tamu undangan musyawaroh dari berbagai delegasi pondok pesantren se-Jawa-Madura dan santri aktif pondok tersebut yang mengikuti pembukaan Bahtsul Masail Wustho (BMW) ke-XV. Acara dimulai dengan bedah kitab Matnus Syarif karya Syaichona Moh. Cholil oleh KH. Thoifur Ali Wefa.

Dalam pembukaan tersebut hadir Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil RKH. Fachrudin Aschal, Ketua I Bidang Madrasiyah RKH. Ismail Yahya al-Ascholy, dan segenap pengurus pesantren.

Seperti acara BMW sebelumnya, BMW kali ini juga dibagi menjadi dua komisi: Komisi A yang berada di Aula dan Komisi B di Musholla. Acara ini termasuk dalam rangkaian Haul Nyai Hj. Sumtin binti Husnawiyah.

Pembukaan acara dipimpin langsung oleh RKH. Ismail Yahya al-Ascholy, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Ilmi, sambutan-sambutan, dan diakhiri dengan bedah kitab Matnus Syarif oleh KH. Thoifur Ali Wefa.

Ustad Hafsin, M.Pd, menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara Bahtsul Masa’il Wustho ini merupakan rangkaian dari Haul al-Maghfurlaha Nyai Hj. Sumtin binti Husnawiyah ke-20, yang dikemas dengan bedah kitab karangan Syaichona Moh. Cholil al-Bangkalani yang berjudul al-Matnus Syarif – yang baru-baru ini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada para delegasi yang sudah hadir dan memohon maaf jika ada kekeliruan baik dalam fasilitas maupun hal lain.

Seinal yang mewakili segenap panitia Bahtsul Masa’il Wustho juga menyampaikan terima kasih kepada para delegasi, terutama karena sudah bisa menghadiri undangan. Ia juga meminta maaf jika ada kekeliruan baik dalam hidangan maupun penyambutan. “Kami haturkan terima kasih kepada segenap para delegasi yang sudah hadir dalam acara Bahtsul Masa’il Wustho ini dan kami meminta maaf jika ada kekeliruan baik dalam hidangan maupun penyambutannya, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan bedah kitab Matnus Syarif yang dinarasumberi oleh KH. Thoifur Ali Wefa, lalu ditutup dengan pembacaan doa oleh beliau juga.

Reporter: Abdus Salam

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.