Pendapat Syeikh Amin Tentang Nyai Hj. Muthmainnah Aschal

oleh -215 views

Dalam peringatan 100 hari wafatnya al-Margfurlaha Nyai Hj. Muthmainnah Aschal, Syeikh Ahmad Amin bin Syeikh Sa’duddin al-Murod menyampaikan tausiyah yang diterjemah oleh KH. Ismail al-Kholili, beliau memulai tausiyahnya dengan ayat al-Qur’an yang berisi tentang doa-doa orang mukmin sebagaimana berikut ;

وَٱلَّذِینَ جَاۤءُو مِنۢ بَعۡدِهِمۡ یَقُولُونَ رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لَنَا وَلِإِخۡوَ ٰ⁠نِنَا ٱلَّذِینَ سَبَقُونَا بِٱلۡإِیمَـٰنِ وَلَا تَجۡعَلۡ فِی قُلُوبِنَا غِلࣰّا لِّلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ رَبَّنَاۤ إِنَّكَ رَءُوفࣱ رَّحِیمٌ

Artinya : Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) berdoa, “ya tuhan kami, ampunilah kami serta saudara-saudara kami yang telah beriman terlebih dahulu daripada kami dan janganlah engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya tuhan kami sesungguhnya engkaulah yang maha penyantun lagi maha penyayang.”

Kemudian beliau menyampaikan hadis Nabi yang isinya memuat tentang beberapa amal manusia yang tidak akan terputus meskipun telah wafat, sebagaimana berikut :

قال صلى الله عليه وسلم إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث صدقة جارية أو علم ينتفع به أو ولد صالح يدعو له

Artinya : Rasulullah SAW bersabda, “ketika manusia meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal, yaitu shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak Sholeh yang mendoakannya.”

Dilanjutkan dengan hadis lain yang berkaitan dengan seorang hamba yang dicintai oleh Allah SWT lengkap dengan penjelasannya ;

قال صلى الله عليه وسلم إذا أحب الله عبدا نادى جبريل عليه السلام ياجبريل إني أحب فلانا فأحبه فيحبه جبريل عليه السلام ثم ينادي جبريل عليه السلام في أهل السماء من ملائكة وأرواح رسل وأنبياء وأرواح الصالحين يقول جبريل إن ربكم يحب فلانا فأحبوه فيحبه أهل السماء لأنهم لايعصون ما يؤمرون ثم ينادي أهل سماء الأولى من الملائكة أهل الأرض ياأهل الأرض إن ربكم يحب فلانا فأحبوه فيحبه أهل الأرض تزرع المحبة في الأرض ويزرع له القبول فيحبه كل أهل الأرض من إنس وجن ونبات وجمادات الا الكافر والمشرك والمنافق

Artinya : Rasulullah SAW bersabda, ketika Allah SWT mencintai seorang hamba, Allah SWT memanggil Malaikat Jibril dan berkata, wahai Jibril aku mencintai Fulan, cintailah dia maka Jibril mencintainya, kemudian Malaikat Jibril menyeru kepada penduduk langit yang didalamnya terdapat para Malaikat, arwah-arwah para rasul dan anbiya serta arwah orang-orang sholeh, Jibril berkata, sesungguhnya tuhan Kalian mencintai Fulan maka cintailah dia, penduduk langitpun mencintainya karena mereka tidak pernah melanggar perintah Allah SWT, kemudian penduduk langit menyeru penduduk bumi dan berkata, wahai penduduk bumi sesungguhnya tuhan Kalian mencintai Fulan maka cintailah dia, penduduk bumi pun mencintainya, rasa cintapun tertanam pada mereka dan mereka menerima si Fulan. Semua penduduk bumi mencintainya, baik dari golongan jin, manusia, tumbuhan dan benda-benda mati kecuali orang-orang kafir, orang musyrik dan orang munafik.” Jelas Syeikh Amin.

kemudian Syekh Amin menyampaikan bahwa manusia akan menempuh sepuluh alam, diantaranya yang disebut oleh beliau pertama adalah Alam Dar, alam ini tidak bisa dijangkau oleh akal manusia karena hal itu termasuk bagian daripada rahasia Allah SWT.

“Semua manusia akan melewati sepuluh alam, ini adalah sesuatu yang ditetapkan oleh Allah SWT, tidak ada seorangpun kecuali melewati semua alam itu, kita sudah melewati alam yang pertama yaitu alam dar yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang,”

“kemudian alam janin, kemudian alam kehidupan dunia, dan ketika kita berpindah ke alam barzah maka itu lebih luas, dinamakan barzah karena antara alam itu dan alam kalian ada pembatas yang dapat menghalangi dari mendengar mereka akan tetapi jika kalian berbicara maka mereka akan mendengar dan melihat kalian.” Ungkapnya.

Beliau menggambarkan keberadaan orang-orang di alam dunia yang tidak bisa melihat alam barzah dengan perumpamaan ketika mereka berada di alam janin, yang mana di alam janin mereka juga tidak bisa melihat alam dunia akan tetapi penduduk alam dunia bisa melihat mereka.

“Seperti hal nya kalian ketika ada di janin, kalian bisa melihat janin tapi janin tidak bisa melihat kalian, kalian bisa mendengar janin tapi janin tidak bisa mendengar kalian, begitulah alam barzah. sama dengan alam kubur, orang mukmin di alam kubur bisa mendengar kalian, mereka semua bisa melihat kalian dan mereka tau kabar kalian. Yang bisa membuat mereka bahagia adalah dengan hadiah-hadiah yang kalian kirim kepada mereka, dan merekapun dalam kenikmatan,” jelasnya.

Kemudian beliau menjelaskan tentang nikmat-nikmat yang ada di surga dengan menyampaikan ayat Al-Quran sebagai berikut ;

وَٱلسَّـٰبِقُونَ ٱلسَّـٰبِقُونَ ۝١٠ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ ٱلۡمُقَرَّبُونَ ۝١١ فِی جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِیمِ ۝١٢

Artinya : “Dan orang-orang yang paling dahulu (beriman), merekalah yang paling dahulu (masuk Syurga, mereka itulah orang yang dekat (kepada Allah), berada dalam Syurga kenikmatan.” Begitulah alah Allah SWT berkata tentang orang mukmin. Tutur Syeikh Amin.

“Maka dari itu kita mengadakan peringatan mereka seperti peringatan kita malam ini, yaitu peringatan Nyai Hj. Mutmainnah Aschal. semoga Allah SWT memberikan belas kasihnya kepada kita sebab Nyai Hj. Mutmainnah dan semoga Allah SWT memberikan pertolongan kepada kita semua sebab pertolongan yang diberikan kepada Nyai Mutmainnah, juga kepada saudara beliau yaitu RKH. Fakhrillah, juga kepada abah beliau dan umuminya yaitu KHS. Abdullah Schal dan istrinya serta dari Syaicona Moh Cholil dan Syeikh Sa’duddin al-Murod.” Harapnya.

“Mereka semua adalah kapal Allah SWT yang ada dibumi, bukti bahwa Allah SWT menerima dan cinta kepada mereka semua bahwa kita mengadakan peringatan beliau semua. Allah SWT berfirman :

وَرَفَعْنا لَكَ ذِكْرَكَ

Artinya : Dan kami muliakan penyebutanmu wahai Muhammad. Begitupula penerus Nabi SAW, mereka bagian dari Nabi begitu juga semua orang mukmin yang bertakwa kepada Allah SWT. Allah akan mengangkat penyebutan mereka di dunia dan di akhirat.” Jelas Syeikh Amin.

Selain itu, Syeikh Amin juga menyampaikan kemuliaan dan syafaqoh daripada para guru yang telah mendahuluinya

“Kalian semua mencontoh Syaichona Moh Cholil, mencontoh Syeikh Sa’duddin, KH Abdullah Schal, RKH. Fakhrillah Aschal dan Nyai Hj. Muthmainnah Aschal, maka Dari itu ruh mereka semua hadir pada kita, mereka terbang di atas kita, mendoakan kita agar Allah SWT menjaga kita, melindungi kita, meredakan fitnah lahir dan batin serta mendoakan kita agar kita kembali ke ajaran mereka…”

“…Mereka adalah bagian dari Nabi Muhammad SAW, bukankah nabi Muhammad dulu mendoakan umatnta, menangis karena umatnya, berkata ummati…ummati, begitu juga para ulama Rabbani dan para Mursyid selalu bedoa talamidi… talamidi.” Jelas Syeikh Amin.

Di akhir tausiyahnya, Syeikh Amin menceritakan kecintaan dan kasih sayang seorang guru kepada muridnya, yaitu Kisah Syeikh Abdul Qadir Isa ketika baru wafat ada seseorang bermimpi bertemu dengannya, lantas orang itu bertanya kepada Syeikh Abdul Qadir Isa tentang apa yang Allah lakukan padanya.

“Ada seorang bermimpi Syeikh Abdul Qadir Isa dan bertanya, wahai Syeikh apa yang Allah SWT lakukan padamu? Beliau menjawab, Allah berkata padaku, “wahai Abdul Qadir, mintalah padaku maka akan aku berikan padamu,” lalu beliau berkata, “ya Rab aku ingin selalu bersama orang yang mencintaiku.” Begitulah Mursid yang alim Rabbani, mereka tidak pernah mementingkan dirinya sendiri, bukankah Nabi tidak pernah mengatakan sesuatu untuk dirinya akan tetapi yang dipikirkan umatnya. Tutur Syeikh Amin.

Author : Fakhrullah

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.