Berikut Tanda-Tanda Orang Istimewa Menurut Syeikh Ahmad Amin

oleh -1,635 views

Dua tahun berlalu RKH. Fakhrillah Aschal meninggalkan kita semua, beliau meninggalkan banyak hal yang bermanfaat untuk umat, meninggalkan ilmu yang terus mengalir, meninggalkan majelis-majelis dzikir yang membuat ingat kepada Allah SWT, serta meninggalkan majelis ilmu dan majelis pecinta Rasulullah SAW

Senin 22 April 2024 diperingatilah haul beliau yang ke-2 di Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan yang sekaligus bersamaan dengan peringatan haul Syeikh Sa’duddin Bin Salim al-Murod yang ke-10 serta bersamaan dengan peringatan haul al-Imam Abul Hasan Ali as-Syadzily yang ke-766

Acara tersebut diisi dengan pembacaan tahlil dan doa bersama pada sore harinya serta dilanjutkan dengan tawajjuh dan dzikir bersama pada malam harinya yang dihadiri langsung oleh Syeikh Ahmad Amin Bin Syeikh Sa’duddin al-Murod

Pada kesempatan tersebut Syekh Amin, panggilan Masyhurnya, memberikan mauidzotul hasanah setelah tawajjuh dan dzikir bersama yang diterjemah kedalam bahasa Indonesia oleh Habib Ubaidillah al-Idrus Surabaya

Dalam isi tausiyahnya, Syeikh Amin menyampaikan perihal keistimewaan orang-orang yang meyakini dan membenarkan janji-janji Allah SWT

“Allah SWT berfirman :

مِّنَ ٱلۡمُؤۡمِنِینَ رِجَالࣱ صَدَقُوا۟ مَا عَـٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ عَلَیۡهِۖ فَمِنۡهُم مَّن قَضَىٰ نَحۡبَهُۥ وَمِنۡهُم مَّن یَنتَظِرُۖ وَمَا بَدَّلُوا۟ تَبۡدِیلࣰا۝٢٣

Artinya :Dari golongan orang-orang yang beriman ada segolongan orang-orang yang spesial yang mereka sangat yakin terhadap apa yang dijanjikan oleh Allah SWT, diantara mereka ada yang meninggal dunia, diantara mereka ada yang menunggu ajalnya, dan tidak ada yang tergantikan dari ketentuan Allah SWT,” tutur Syeikh Amin mengawali tausiyahnya dengan membaca salah satu ayat Al-Quran

“Ini adalah sifat bagi orang-orang yang beriman, yang mana mereka memiliki ilmu dan mengajarkan ilmu, seperti yang kita hadiri haulnya yang kedua ini, yaitu Syeikh Fakhrillah bin Syeikh Abdullah Schal dan juga pemuka mereka berdua yaitu Syaichona Moh Cholil.” imbuh beliau.

Syekh Amin juga menyampaikan bahwa orang-orang yang meninggalkan ilmu itu tidak pernah wafat, karena ilmunya tetap mengalir, jasanya tetap dikenang dan napak tilasnya diteladani oleh keturunan dan santri-santrinya

“Orang yang meninggalkan sesuatu maka dia tidak mati, mereka meninggalkan ilmu, mereka meninggalkan jalan, mereka meninggalkan keyakinan, meninggalkan saudara-saudari dan keturunan, yang mana mereka semua telah melanjutkan apa yang telah mereka lakukan dari pendahulu mereka, itu adalah pohon yang barokah, yang mana asalnya adalah tetap dan cabangnya sampai menjulang ke langit,…”

“…Semua itu sebab mereka yakin terhadap janji Allah SWT, perjanjian tersebut adalah mengemban amanah, yang mana amanah tersebut pohon tidak mau mengembannya dan batu-batu besar enggan untuk mengembannya, amanah itu diemban untuk disampaikan kepada semua manusia sehingga yang mendapatkan amanah tersebut akan beruntung di dunia dan akhirat, itu adalah agama dan ilmu, amanah iman dan keyakinan kepada Allah SWT,” Lanjutnya

Kemudian beliau melanjutkan tausiyahnya dengan menjelaskan golongan kedua daripada ayat di atas, yaitu orang-orang istimewa yang sedang menunggu ajalnya, berikut telah kami uraikan penjelasanya sebagai berikut ;

“Dan diantara orang-orang istimewa itu adalah orang yang menunggu ajalnya, itu adalah kita semua, kita menanti bagian kita, kita semua menanti panggilan Allah SWT dan tidak ada ganti dari semua ketentuan Allah SWT…”

“…Yang menunggu seharusnya berjalan sebagaimana apa yang telah dijalani oleh orang-orang sebelumnya dan mengikuti jalan mereka supaya sama-sama berjalan di jalan yang lurus, sebagaimana Allah SWT mengangkat setinggi-tingginya nama Nabi Muhammad SAW sampai hari kiamat, begitu juga para penerus Nabi Muhammad SAW, karena mereka adalah bagian daripada Nabi Muhammad SAW, maka mereka juga akan disebut stinggi-tingginya nama mereka sampai hari kiamat dan itu yang kita lihat dengan jelas sekarang ini.” ungkap Syeikh Amin.

Terakhir, Syeikh Amin mengungkapkan bahwa arwah para orang-orang sholeh akan senantiasa mendatangi orang-orang yang mencintainya sehingga menyebabkan orang tersebut mendapat berkah dalam hidupnya

“Kenangan ini akan menimbulkan semangat yang besar ketika kita mengenang guru kita dan para guru mereka, kemudian silsilah yang mulia yang bersambung kepada Nabi Muhammad SAW, dengan mengenang mereka akan turun rahmat yang sangat banyak, dan juga akan diangkat derajat kita di sisi Allah SWT dengan setinggi-tingginya, dengan mengingat mereka akan datang ruh mereka di dunia dan akan selalu menyelubungi kita, ruh mereka akan selalu mendatangi orang-orang yang mencintai mereka, dan itu termasuk penjagaan bagi kita yang mana dengan itulah Allah menjaga para hambanya, Allah SWT berfirman :

وَیُرۡسِلُ عَلَیۡكُمۡ حَفَظَةً

Artinya : Allah mengirimkan kepada kalian para penjaga. Sebagaimana bumi mendapatkan berkah dan memancarkan cahaya ketika berjalan diatasnya orang-orang yang Sholeh dan orang-orang yang baik, begitu juga hati kalian, dan jasad kalian dan ruh kalian akan memancarkan cahaya karena ruh itu duduk dengan orang yang sholeh, siapapun engkau dan bagaimanapun kelakuanmu dari dosa.” Tegas Syekh Amin di akhir tausiyahnya.

Author : Fakhrullah

Editor : Fakhrul

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.