Ra. Nasih Sampaikan Pengganti Nyai Hj. Mutmainnah Aschal Dalam Mengasuh Ponpes Putri

oleh -2,653 views

Rabu, 06 Maret 2024 bertepatan dengan acara tahlil tujuh harinya Almarhumah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal maka RKH. Mohammad Nasih Aschal menyampaikan sambutannya atas nama majelis keluarga Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan.

Dalam sambutannya, Ra Nasih (Panggilan akrabnya RKH. Mohammad Nasih Aschal) menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat yang telah hadir mendoakan Almarhumah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal.

“Terimakasih yang tidak ada batasnya atas kebaikan dan doa yang telah dipersembahkan oleh para hadirin, khususnya kepada para guru untuk Almarhumah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal yang telah meninggalkan alam dunia agar mendapatkan ampunan dan rahmat daripada Allah SWT dan semoga ditempatkan di suatu taman daripada taman-taman Allah SWT,” harap Ra. Nasih.

Dokumentasi para Masyaikh yang menghadiri acara Tahlil hari ke-7

Kemudian, beliau menyampaikan permintaan maaf atas nama Almarhumah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal kepada seluruh masyarakat yang hadir di acara tahlil ke tujuh harinya tersebut.

“Yang kedua, kami mengharap maaf dari semuanya, khususnya dari para guru jika semasa hidupnya beliau berinteraksi dengan seluruh masyarakat, tentunya disaat interaksi pasti ada kesalahan dan kekhilafan maka dari itu kami mengharapkan maaf dari para hadirin semua,” tutur Ra. Nasih.

Beliau juga menyampaikan akan sosok Nyai Hj. Mutmainnah sebagai suri tauladan bagi seluruh santri-santrinya.

“Seterusnya bahwa almarhumah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal meninggalkan banyak peninggalan, warisan dan sebagainya yang kami anggap pada hakikatnya beliau tidak meninggalkan sesuatu yang bersifat fatamorgana…”

“…kami yakin beliau meninggalkan sesuatu yang kekal abadi, beliau dengan putranya, dengan saudaranya, dengan ponakan-ponakannya telah meninggalkan tauladan kepada yang ditinggalkan, maka dalam kesempatan ini hadirnya para hadirin semua kami berharap bisa menjadi pegangan terhadap apa yang menjadi perjuangan Nyai Hj. Mutmainnah Aschal,” imbuh beliau.

Dokumentasi masyarakat yang menghadiri Tahlil hari ke-7

Selanjutnya, beliau menyampaikan sifat-sifat daripada Nyai Hj. Mutmainnah Aschal yang paling menonjol di sisi masyarakat.

“Tentu kita semua merasa kehilangan sebab ditinggalkan oleh beliau, tapi kami berusaha untuk meyakinkan diri kami bahwa beliau dalam menghadap Allah SWT telah memasang fondasi yang kuat sehingga dengan itu kita dan kalian semua tetap bisa merasakan sifat-sifat baik beliau, dalam kedermawanan beliau, dalam lemah lembutnya beliau, terutama yang paling mashur beliau senang untuk silaturahmi…”

“… jika ada masyarakat yang wafat, asal beliau mendengar pasti akan hadir, kekuatan silaturahmi beliau yang meyakini kita semua bahwa beliau dicintai oleh masyarakat, santri dan alumni.” Tutur Ra. Nasih.

Terakhir, beliau menyampaikan hasil musyawarah dengan seluruh majelis keluarga Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil terkait pengganti daripada Nyai Hj. Mutmainnah Aschal dalam menjaadi pengasuh Pondok Pesantren Putri Syaichona Moh Cholil.

“Dalam kesempatan kali ini, atas nama seluruh keluarga Nyai Hj. Mutmainnah Aschal ingin menyampaikan sedikit informasi yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil, khususnya santri putri Pondok Pesantren Syaichona Cholil yang selama ini dipahami pengasuhnya adalah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal, maka di malam ketujuh ini setelah bermusyawarah, berdiskusi kepada semua keluarga yang ditinggal, sama suaminya, sama anaknya dan saudara-saudaranya memutuskan bahwa…”

“…Pondok Pesantren Syaichona Moh Cholil akan digotong royong oleh seluruh keluarga yang ditinggalkan, adapun RKH. Fakhruddin Aschal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Putra Syaichona Moh Cholil sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren putri Syaichona Moh Cholil, sementara urusan pengaturan santri putri akan diurus oleh putra Nyai Hj. Mutmainnah Aschal yaitu KH. Ismail al-Ascholy, sedangkan untuk santri putra masih tetap diurus oleh saya sendiri (RKH. Mohammad Nasih Aschal), kemudian sebagai penasehatnya adalah suami beliau yaitu KH. Agus Lukman hakim.” Jelas Ra. Nasih.

Beliau berharap, hal itu menjadi sebuah penguatan akan berkah Nyai Hj. Mutmainnah Aschal atas segala tauladan-tauladannya.

“Maka informasi ini sekaligus semoga menjadi penguat kepada masyarakat dan kepada semua santri bahwa meskipun beliau wafat insyaallah ilmunya tetap akan menjadi jalan berokah dari para santri, alumni dan kita semua yang didapat dari Nyai Hj. Mutmainnah Aschal.” Harap Ra. Nasih.

Author : Fakhrullah

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.