Kesaksian KH. Abdullah Kafabihi Mahrus Tentang Nyai Hj. Mutmainnah Aschal

oleh -2,856 views

“Mengenang Almaghfurlaha Nyai Hj. Mutmainnah Aschal, beliau adalah orang yang baik, ahli silaturrahim dan ahli sodakoh, Kita bisa hadir disini sebab beliau,” tutur KH. Abdullah Kafabihi Mahrus pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Hal itu beliau sampaikan ketika memberikan tausiyah setelah pembacaan tahlil di malam kedua pasca wafatnya Nyai Hj. Mutmainnah Aschal. Beliau juga menyampaikan salah satu hadis Nabi perihal cobaan yang melanda seorang hamba.

“Rasulullah bersabda :

من يرد الله به خيرا يصب منه

Artinya: Barangsiapa yang oleh Allah dikehendaki baik maka Allah akan mengujinya. Bila sabar dan ridho maka orang tersebut diangkat derajatnya oleh Allah SWT,” tegasnya.

Beliau juga mengungkapkan bahwa Syaikhona Muhammad Kholil merupakan Ulama besar yang memiliki keturunan-keturunan yang alim, sholeh dan banyak memberikan manfaat untuk umat Islam.

“Kita mengenang Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, beliau adalah kiai yang sangat luar biasa, yang mana di Madura mayoritas nasabnya nyambung ke beliau, nasabnya sangat kuat, walaupun silsilahnya tidak melalui laki-laki namun keturunannya menjadi orang-orang yang alim dan Sholeh,” ungkap kiai Kafa, sapaan akrabnya.

Kemudian, Kiai Kafa menceritakan kisah perjuangan kakeknya tatakala nyantri di Demangan, kakeknya bernama KH. Abdul Karim pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, beliau salah satu Santri Syaikhhona Muhammad Kholil Bangkalan yang terbilang lama mondok di Demangan dibawah asuhan Syaikhona Muhammad Kholil.

“Saya di Lirboyo memiliki kenangan dari Bangkalan, saya memiliki kakek bernama Abdul Karim, Beliau lama mondok di Bangkalan dan beliau itu pulangnya oleh Syaikhona Kholil di usir karena sudah merasa cukup ilmunya,” Tutur Kiai Kafa.

“Saya juga punya kakek di Cirebon namanya kiai Sa’id, kiai Sa’id punya anak namanya Sirodj, beliau dari Cirebon mengantarkan anaknya ke Bangkalan untuk mondok, akhirnya ketika ditemui oleh Mbah Kholil beliau berkata “Anak ini gak usah dimondokkan, anak ini akan menurunkan keturunan yang alim.” beliau Syaikhona Kholil sering memberikan isyarah-isyaroh.” Imbuhnya.

Selain itu, kiai Kafa juga menyampaikan keutamaan menghadiri majelis dzikir, tahlil ataupun pengajian, hal itu beliau uraikan sebagai berikut ;

“Di dalam Kitab Sohih Bukhori diterangkan bahwa ada Malaikat yang berputar-putar mencari majelis dzikir atau pengajian, ketika majelis itu ditemukan maka Malaikat tersebut mengundang Malaikat -Malaikat yang lain sehingga Malaikat itu mengepung majelis tersebut dan berdoa Allahumarghirlahu, Allahummarhamhu,” ungkapnya

“Rasulullah bersabda :

المرء مع من أحب

Artinya: Seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya. Semoga kita dikumpulkan oleh Allah SWT di surga bersama orang orang Sholeh.” Harap Kiai Kafa.

“Kita dengan hadir mejelis demikian maka kita mendapatkan doa dari para Kiyai, ini majelis yang bila ada 40 orang berkumpul dalam satu majelis maka satu diantaranya akan dijadikan kekasih Allah, sebagai wali Allah yang menyebabkan orang yang hadir di majelis tersebut doanya diijabah oleh Allah SWT.” Tutur kiai Kafa.

Selanjutnya beliau menceritakan kisah perjuangan Syaikhona Muhammad Kholil ketika menuntut Ilmu sehingga menjadi orang alim yang mulia.

“Kita mengenang Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan waktu di Makkah, informasinya, tirakat beliau ketika makan adalah dengan kulit semangka. Dengan riyadhoh tersebut beliau menjadi orang yang mulia karena amal beliau,”

“Dalam kitab Muslim dikatakan :

من أبطأ به عمله لم يسرع به نسبه

Artinya, Orang yang lambat amalnya maka nasabnya tidak akan mulia. Itu Artinya amal Soleh akan mengangkat nasab seseorang. Syaikhona Kholil Bangkalan dulu amalnya sholeh sehingga keturunannya menjadi orang yang mulia, baik nasab dari bapak atau ibu menjadi orang-orang yang Sholeh, artinya dzatiayah keturunan Mbah kholil sudah mulia apalagi ditambah ilmu dengan mondok maka akan lebih mulia lagi. Ungkap Kiai Kafa.

Terakhir, beliau menyampaikan akan tanda-tanda kebaikan daripada Almarhumah almaghfurlaha Nyai Hj. Mutmainnah Aschal sebagai berikut ;

“Adapun Almaghfurlah almaghfurlaha Nyai Hj. Mutmainnah Aschal sudah jelas beliau adalah orang yang baik, beliau orang yang baik, ketika jenazah dihantarkan ke kuburan yang melayat luar biasa, sekarang yang hadir luar biasa, ini yang menggerakkan Adalah Allah SWT.” Tutur beliau ketika hendak mengakhiri tausiyahnya.

Author : Fakhrullah

Ilustrator : Fakhrul

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.