Berkah Sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, Surga Bertambah Luas

oleh -604 views

Syaichona.net- Di antara berkah membaca sholawat kepada Baginda Nabi Muhammad ﷺ adalah ketika sholawat dibaca, surga akan bertambah luas.

Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabahaniy dalam kitabnya Afdhalu sholawat ala Sayyidi as-Sadat menarasikan:

فائدة مهمة : قال العلامة أحمد بن المبارك في كتاب الإبريز الذي تلقاه من شيخه غوث الزمان وبحر العرفان سيدنا عبد العزيز الدباغ في الباب الحادي عشر وسمعته رضي الله عنه يقول في قولهم أن الصلاة على النبي مقبولة قطعاً من كل أحد فقال رضي الله عنه لا شك أن الصلاة على النبي ﷺ أفضل الأعمال وهي ذكر الملائكة الذين هم على أطراف الجنة ومن بركة الصلاة على النبي ﷺ أنهم كلما ذكروها زادت الجنة في الاتساع فهم لا يفترون عن ذكرها والجنة لا تفتر عن الاتساع فهم يجرون والجنة تجري خلفهم ولا تقف الجنة عن الاتساع حتى ينتقل الملائكة المذكورون إلى التسبيح ولا ينتقلون إليه حتى يتجلى الحق سبحانه لأهل الجنة بالجنة فإذا تجلى لهم وشاهده الملائكة المذكورون أخذوا في التسبيح فإذا أخذوا فيه وقفت الجنة واستقرت المنازل بأهلها ولو كانوا عندما خلقوا أخذوا في التسبيح لم تزد الجنة شيئاً فهذا من بركة الصلاة على النبي ولكن القبول لا يقطع به إلا للذات الطاهرة والقلب الطاهر لأنها إذا خرجت من الذات الطاهرة خرجت سالمة من جميع العلل مثل الرياء والعجب والعلل كثيرة جداً ولا يكون شيء منها في الذات الطاهرة والقلب الطاهر وهذا معنى ما في الأحاديث الآخر من قال لا إله إلا الله دخل الجنة يعني به إذا كانت ذاته طاهرة وقلبه طاهراً فإن قائلها حينئذ يقولها لله تعالى مخلصاً

(Sebuah faidah penting) al-Allamah Ahmad bin al-Mubarak dalam kitabnya al-Ibriz yang mengutip dan mendengar langsung dari gurunya Ghawtsu az-Zaman dan Bahru al-Urfan Sayyid Abdul Aziz ad-Dabbagh dalam Bab ke- 11, beliau berkata: Guruku Radhiyaallahu Anhu berkata: “Bahwa pembacaan sholawat kepada Nabi ﷺ dari seseorang pasti diterima dan dikabulkan”. Lalu beliau Radhiyaallahu Anhu berkata: “Tidak diragukan lagi bahwa sholawat kepada Nabi ﷺ merupakan paling utamanya amal. Sholawat adalah dzikir para Malaikat yang berada ditepi surga dan di antara barokah sholawat kepada Nabi ﷺ adalah ketika para Malaikat berdzikir dengan sholawat, maka luasnya surga menjadi kian bertambah. Mereka para Malaikat tidak pernah berhenti berdzikir dengan sholawat dan luas surga pun tidak pernah berhenti. Ketika mereka para Malaikat berjalan, surga berjalan mengikuti dibelakangnya dan surga tidak berhenti terus bertambah sampai para Malaikat itu berpindah pada bacaan tasbih serta mereka para Malaikat itu tidak akan berpindah pada bacaan tasbih sampai Allah ﷻ menampakkan kepada penduduk surga di surga. Maka ketika Allah ﷻ menampakkan kepada penduduk surga dan para Malaikat tadi menyaksikan-Nya, mereka pada Malaikat beralih membaca tasbih. Ketika para Malaikat telah membaca tasbih, maka luas surga pun berhenti dan surga telah siap menjadi tempat hunian bagi penduduknya. Seandainya mereka para Malaikat tadi sejak diciptakan membaca tasbih (tidak membaca sholawat), maka surga tidak akan pernah bertambah. Ini adalah barokah sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ namun kepastian dikabulkannya pembacaan sholawat tidak akan tercapai kecuali dengan sosok yang suci dan hati yang suci karena ketika sholawat keluar dari sosok yang suci dan hati yang suci, maka sholawat dengan selamat (bersih) dari segala penyakit seperti riya’, dan congkak. Penyakit-penyakit itu banyak sekali dan tidak satu pun dari penyakit-penyakit itu ada dalam sosok yang suci dan hati yang suci. Ini adalah makna lain yang terkandung dalam beberapa hadits: “Barang siapa yang mengucapkan kalimat ‘Lailaha illallaha’ maka ia akan masuk surga.” Yang dikehendaki beliau adalah ketika sosok yang mengucapkan adalah sosok yang suci dan berhati suci. Maka dapat dipastikan orang yang mengucapkan tersebut murni ikhlas karena Allah ﷻ.

قال ابن المبارك وسألته رضي الله عنه لم كانت الجنة تزيد بالصلاة على النبي دون التسبيح وغيره من الأذكار فقال رضي الله عنه لأن الجنة أصلها من نور النبي فهي تحن إليه حنين الولد إلى أبيه وإذا سمعت بذكره انتعشت وطارت إليه لأنها تسقى منه والملائكة الذين في أطراف الجنة وأبوابها يشتغلون بذكر النبي والصلاة عليه فتحن الجنة إلى ذلك وتذهب نحوهم وهم في جميع نواحيها فتتسع من جميع الجهات قال رضي الله عنه ولولا إرادة الله ومنعه الخرجت إلى الدنيا في حياة النبي وتذهب معه حيث ذهب وتبيت معه حيث بات إلا أن الله تعالى منعها من الخروج إليه ليحصل الإيمان به على طريق الغيب قال رضي الله عنه وإذا دخل النبي الله الجنة وأمته فرحت بهم الجنة واتسعت لهم وحصل لها من السرور والحبور ما لا يحصى  باختصار مع تقديم وتأخير

Ibnu al-Mubarak Radhiyallah Anhu pernah ditanya: “Karena apa surga bisa bertambah sebab barokah sholawat, kenapa bukan tasbih dan lainnya? Lantas beliau Radhiyaallah Anhu menjawab: “Karena surga tercipta berasal dari cahaya Nabi ﷺ. Dimana surga menaruh rindu sebagaimana rindu seorang anak kepada ayahnya dan ketika surga mendengar Nabi ﷺ disebut, surga merasa segar kembali dan ingin terbang menemui Nabi ﷺ untuk dapat merengkuh minuman dari beliau. Lalu ketika para Malaikat asyiknya lantunan sholawat ditepi surga dan di pintu-pintunya, surga semakin rindu dan bergabung dengan mereka larut dalam kerinduan pada Nabi ﷺ. Mereka para Malaikat memenuhi di segala tempat kemudian menyebar ke segala arah di surga.

Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh berkata: ”

Seandainya tidak karena kehendak Allah ﷻ untuk menahan hal itu, niscaya surga akan keluar, meluas ke dunia pada saat Nabi Muhammad ﷺ masih hidup. Lalu pergi bersama Nabi ﷺ kemana Nabi pergi dan bermalam Nabi ﷺ dimana Nabi ﷺ bermalam tetapi Allah menahan surga untuk keluar menemui Nabi ﷺ agar keimanan kepada Nabi ﷺ terlaksana secara gaib”. Beliau Syaikh Abdul Aziz Ad-Dabbagh berkata: “Ketika Nabi ﷺ beserta umat beliau masuk surga, betapa surga sangat bergembira dan memperluas diri untuk menyambutnya serta tidak henti-hentinya surga tersenyum bahagia dan bersuka cita yang tiada terkira.” Waallahu A’lamu.

Penulis: Abdu Abdul Adzim

Referensi:

✍️ Syaikh Yusuf bin Ismail an-Nabahaniy| Afdhalu sholawat ala Sayyidi as-Sadat| Daru Iqra’ hal 13-14.

Bisa dibaca ulang di:

https://archive.org/details/20201015_20201015_1516/page/n8/mode/1up

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.