Pidato Lengkap Ra Nasih Dalam Memperingati HUT RI Ke-78

oleh -1,020 views

Kamis,17/08/2023 RKH. Muhammad Nasih Aschal menyampaikan pidatonya saat menjadi Inspektur upacara Kemerdekaan Republik Indonensia di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan. Ra Nasih, Panggilan akrabnya, tampak gagah mengenakan kopyah hitam, baju putih dan sarung merah yang melambangkan keberanian dan kesucian sebagaimana bendera Indonesia yang berwarna merah putih.

Adapun pidato lengkap Ra Nasih terekam dengan lengkap sebagaimana berikut :

Bismillahirohmanirohim, yang saya hormati Pengasuh Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil RKH. Fakhruddin Aschal dan seluruh santri Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil.

Alhamdulillah pada pagi hari ini kita masih diperkenankan oleh Allah SWT untuk bisa melaksanakan kegiatan yang sangat sakral, yaitu upacara hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-78, semoga upacara pada pagi hari ini senantiasa diridhoi oleh Allah SWT, menjadikan kita sebagai bangsa yang kuat, menjadikan kita santri-santri yang terus menjaga kedaulatan negeri ini, mempertahankan kemerdekaan negara yang kita cintai ini.

78 tahun kemerdekaan ini telah kita pertahankan dan selama 78 tahun itulah kita menjadi anak bangsa, kita sebagai santri yang mengerti sejarah berdirinya negeri ini, mengerti sejarah perjuangan para pejuang kita, akan terus dan terus mendorong kepada kita untuk bisa yang pertama mensyukuri nikmat yang tak terhingga ini, mensyukuri kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa ini.

Tentu dengan penuh rasa bangga, patut kita syukuri nikmat kemerdekaan ini dengan berbagai upaya untuk bisa mempertahankan kemerdekaan ini, mengisinya dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Kita patut berbangga karena Indonesia menjadi sebuah negara besar yang telah mencapai dan meraih kemerdekaannya dengan tetesan darah serta dapat mempersatukan setiap anak bangsa dan mempersatukan kita semua.

Yang perlu terus harus diingat adalah bahwa kebanggaan kita kepada Indonesia dari sekian banyak jumlah penduduknya yang terdiri dari lebih 270 juta penduduk dengan 17.508 pulau, terdiri atas 1.360 suku bangsa dan 726 bahasa daerah, semua ini dipersatukan dalam sebuah persatuan, dipersatukan dalam sebuah kebangsaan, dan dipersatukan oleh yang namanya merah putih.

Kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa ini menjadi kemerdekaan yang satu-satunya di dunia yang diperebutkan dengan jerih payah sendiri, diperebutkan dengan perjuangan yang sesungguhnya, perjuangan melawan penjajah, perjuangan melawan penindasan dan perjuangan melawan ketidak adilan.

Syukur kita tentu harus disandingkan dengan selalu mengingat, selalu mengenang bagaimana sejarah perjuangan bangsa ini, bagaimana sejarah perjuangan perebutan kekuasaan dari Belanda, bagaimana darah mengalir demi tegaknya bendera merah putih. Mengingat semua itu adalah suatu hal yang sangat penting agar kita sebagai generasi penerus juga bisa mengharumkan nama Indonesia ini, dan pengharumkan kedaulatan negeri ini.

Untuk itu tentu harus dengan terus mempelajari semua peninggalan-peninggalan daripada para pejuang kita. Dan kita sebagai santripun juga meyakini bahwa didalam mengalirnya darah para pejuang itu adalah darah kita, darah para santri, meyakini bagaimana Indonesia ini juga diperjuangkan oleh guru-guru kita, oleh masyaik kita.

Sehingga sekali lagi, dalam peringatan upacara hari kemerdekaan yang ke 78 tahun ini Mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang memperkuat kebangsaan kita, memperkokoh persatuan kita, memperkuat harkat dan martabat kita sebagai sebuah bangsa yang sangat besar.

Baca Juga : Pengibaran bendera raksasa di Ponpes Syaichona Moh Cholil

Semoga apa yang telah diperjuangkan oleh segenap para pejuang, oleh seluruh pendiri bangsa ini mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT, dan kita semua sebagai generasi penerus mampu mempertahankan, melanjutkan serta mengembangkan apa yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu kita.

Author : Fakhrullah

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.