Hari Santri Nasional, Kado dari Santri untuk Gubernur Jawa Timur 

oleh -833 views

Syaichona.net- Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil ikut serta dalam melaksanakan Apel Hari Santri Nasional yang diadakan oleh Gubernur Jawa Timur dengan tema “Berdaya menjaga martabat kemanusiaan” di Gedung  Negara Grahadi Surabaya. Sabtu (22/10/22).

Hari santri nasional kali ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapatkan kado istimewa dari santri Jawa Timur, yang mana Jawa Timur mendapatkan penghargaan juara umum dalam lomba MTQ ke-29 di Kalimantan Selatan.

“ini merupakan kado terindah yang diberikan oleh santri-santri di hari santri pada tahun 2022 ini dan juga menjadi kado terindah bagi Pemprof Jawa Timur dalam memperingati hari jadi Provinsi Jawa Timur yang ke 77,” ungkap Gubernur Jawa Timur.

Ia juga menyampaikan bahwa santri tidak akan lupa dengan tugas utamanya yaitu menjaga agama dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan meskipun berada diberbagai profesi.

“Santri sekarang sudah merambah ke berbagai bidang profesi mereka tidak akan pernah melupakan tugas utamanya yaitu menjaga agama. Bagi santri agama adalah mata air yang mengalirkan inspirasi dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan,”

Selain itu ia juga mengatakan hari santri nasional  bukan hanya untuk santri yang Mondok di Pesantren saja akan tapi hari santri juga untuk orang yang cinta Tanah Air dan cinta pada Bangsa dan Negara.

“Hari Santri bukan hanya milik para santri semata, tapi juga milik komponen semua bangsa. Milik mereka yang mencintai Bangsa Indonesia, milik mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Dalam apel hari santri nasional tersebut dihadiri para Kiai Jawa Timur, Aparat Pemerintah Jawa Timur, dan santri-santri dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Jawa Timur yang salah satunya adalah Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan yang mewakili dari  Pondok Pesantren di Madura.

Sebelum apel hari santri dibubarkan  Gubernur Jawa Timur memberikan penghargaan kepada peserta MTQ Nasional ke-29 yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan.

Reporter : Abdus Salam

Editor : Fakhrul

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.