Bermaksiat 200 Tahun, diampuni Barokah Shalawat pada Nabi Muhammad ﷺ

oleh -1,486 views

Syaichona.net- Al-Hafidz Abu Nu’aim Ahmad bin Abdullah al-Ashfahaniy (w. 630 h) dalam karyanya Hilyatu al-Aulua wa Thabaqatu al-Ashfiya’a dari Wahhab bin Munabbih mengisahkan:

“Dahulu di zaman Nabi Musa as ada seorang laki-laki dari kalangan Bani Israil, selama 200 tahun hidupnya dipenuhi kemaksiatan pada Allah ﷻ. Kemudian laki-laki itu meninggal dunia. Karena dianggap berlumuran dosa, mayat laki-laki itu dibuang ke tempat pembuangan sampah.

Syahdan, Allah ﷻ mentitahkan wahyu pada Nabi Musa as agar pergi mensholati mayat laki-laki itu.

Sebelum pergi Nabi Musa as bertanya: “Wahai Tuhanku! Masyarakat Bani Israil memberi kesaksian, bahwa laki-laki itu adalah orang yang selalu melakukan kemaksiatan pada-Mu selama 200 tahun. Kiranya, apa keistimewaan laki-laki itu hingga Engkau mentitahkan hamba agar mensholati mayatnya?

Allah ﷻ kemudian menjelaskan kepada Nabi Musa as melalui firman-Nya: “Benar memang begitu keadaanya. Namun di suatu hari, saat ia membuka kitab Taurat. Ia menemukan nama Muhammad ﷺ tertulis di dalamnya. Lantas ia mencium dan meletakkannya di antara kedua matanya lalu membaca sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ. Karena perbuatannya itu aku membalasnya dan mengampuni dosa-dosanya serta mengawinkannya 70 Bidadari. Waallahu A’lamu.

Penulis : Abdul Adzim

Publisher : Fakhrul

Referensi:

✍️ Abu al-Fadhal Jalaluddin Abdurrahman bin Abu Bakr as-Suyuthiy| Kifatu ath-Thalib al-Labib fi Khashaishi al-Habib (al-Khashaishi al-Kubro)| Daru al-Kutub al-Ilmiyah juz 1 hal 29.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.