ORANG-ORANG YANG TERBEBAS DARI PERTANYAAN MUNGKAR DAN NAKIR

oleh -1,607 views

Syaichona.net- Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawiy (W 1316 H) dalam kitabnya al-Tsimaru al-Yani’ati fi Syarhi ar-Riyadhi al-Badi’ah fi Usuliddin wa Ba’du Furu’i asy-Syari’ati menjelaskan;

“Pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir bersifat umum berlaku kepada semua ummat ad-Da’wah (umat Nabi Muhammad ﷺ baik yang mukmin, munafik dan yang kafir). Mereka semua akan ditanyakan setelah mereka berada dialam kubur meliputi pertanyaan siapa Tuhannya yang disembah, malaikat, agama, kitab, kiblat, Rasul, takdir, nikmat-siksa kubur, hari Kiamat, Surga-Neraka, dan lainnya kecuali golongan atau orang-orang yang tertentu seperti para orang yang mati syahid dan orang yang menjaga diperbatasan dari serangan musuh, keduanya kerena membela agama Allah ﷻ. Begitu juga orang yang mati di hari Jum’at, di malam Jum’at atau di waktu maghrib hari Jum’at dan malam Jum’at sendiri dimulai dari tergelincirnya matahari (setelah adzan Dhuhur). Termasuk juga orang yang senantiasa membaca Surat al-Mulk setiap malam, dimulai semenjak orang itu tahu akan keutamaan membaca Surat al-Mulk. Dilakukan saat hendak tidur atau sebelum tidur dan boleh ditinggalkan, jika disuatu waktu ada halangan atau udzur. Selain mereka, juga orang yang meninggal karena sakit perut yaitu orang yang diperutnya mengendap air kuning.

Dihalaman sebelumnya Syaikh Muhammad Nawawi juga menyebutkan;

“Di antara orang-orang yang dijaga dari pertanyaan kubur adalah Sayyidina Ibnu al-Kaththab ra, Imam al-Haramain Raja Harun ar-Rasyid dan orang yang mati sebab peyakit Thaun (Pes).”

Ada sebuah kisah tentang al-Imam Najimuddin Najmuddin Umar an-Nasafi (W. 537 H), bahwa pada suatu hari ada seseorang bertemu dengan al-Imam Najimuddin dalam mimpinya. Lalu orang itu bertanya kepadanya;

“Bagaimana cara Anda menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir?”

al-Imam Najimuddin menjawab; “Mereka berdua bertanya menggunakan kalam Natsr (prosa), lantas aku jawab dengan kalam Nadzam (puisi). Setelah itu mereka keluar dengan idzin Allah ﷻ. Aku menembangkan puisi dengan langgam bahar Khafif:

ربي الله لا إله ســـــــــــــــواه • ورسوله محــــــمد مصطفـــاه
وولي كتــــــــــاب ربي وديني • هو ما اختاره لنا وارتضــــــاه
مذهبي مــرتضى وفعلي ذميم • أســـــــــأل عفوه ورضـــــــاه

“Tuhanku Allah, tiada Tuhan selain Dia • Dan Rasulku Muhammad pilihan-Nya

Pemimpinku kitab, Tuhanku dan agamaku •
Itulah yang dipilih dan diridhai-Nya

Madzhabku diridhai dan kelakuanku dicela •
Aku memohon ampunan dan keridhoan-Nya

Waallahu A’lamu

Penulis : Abdul Adzim

Publisher : Fakhrul

Refernsi:

?????? ???????? ?????? ??-?????| ??-??????? ??-????’??? ?? ?????? ??-??????? ??-????’?? ?? ????????? ?? ??’?? ????’? ???-?????’???| ???? ??-????? ??-??????? ??? 17, 25.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.