PENCIPTAAN MANUSIA, BUKTI KEHEBATAN TUHAN YANG MAHA ESA (5)

oleh -172 views

 

ثم انظر إلى ما شرف به وخص في خلقه بأنه خلق ينتصب قائما ويستوي جالسا ويستقبل الأمور بيديه وجوارحه ويمكنه العلاج والعمل ولم يخلق مكبوبا على وجهه كعدة من الحيوانات، إذ لو كان كذلك لما استطاع هذه الأعمال،

Kemudian renungkanlah, tentang dimuliakannya manusia dan penciptaannya yang spesial. Yaitu Bagaimana manusia diciptakan dengan postur yang tegak saat berdiri, sejajar saat duduk, menyambut dan menerima dengan kedua tangan dan organ tubuhnya yang dirancang musaj berkerja dan berkarya. Bagaimana Allah ﷻ juga menciptakan manusia denga wajah yang tidak merunduk ke bawah sebagaimana kebanyakan binatang karena jika diciptakan demikian niscaya manusia tidak akan bisa melakukan segala aktifitasnya.

ثم انظر من حيث الجملة إلى ظاهر هذا الإنسان وباطنه فتجده مصنوعا صنعة بحكمة تقضي منها العجب، وقد جعل سبحانه أعضاءه تامة بالغذاء، والغذاء منوال عليها. لكنه تبارك وتعالى قدرها بمقادير لا يتعداها، بل يقف عندها ولا يزيد عليها، فإنها لو تزايدت بتوالي الغذاء عليها لعظمت أبدان بني آدم وثقلت عن الحركة، وعطلت عن الصناعات اللطيفة ولا تناولت من الغذاء ما يناسبها، ومن اللباس كذلك، ومن المساكن مثل ذلك، وكان من بليغ الحكمة وحسن التدبير وقوفها على هذا الحد المقدر رحمة من اللّه ورفقا بخلقه

Amatilah, bentuk luar postur tubuh dan anggot bagian dalam manusia secara keseluruhan. Anda akan menemukan maha karya yang luar biasa penuh dengan hikmah dan mengagumkan. Allah ﷻ telah menciptakan organ-organ tubuh manusia secara sempurna dengan pelantaraan makanan. Dengan kata lain makan menjadi suatu yang primer bagi perkembangan organ-organ tubuhnya. Akan tetapi Allah ﷻ telah mengkomposisikan takaran-takaran dan porsi-porsi tertentu (untuk mengontrol) makanan yang tidak boleh melampainya sebab jika kadarnya berlebihan dengan terus menerus dijejali makanan, maka tubuh manusia akan mengalami obesitas (kegemukan) sehingga sulit untuk bergerak dan menyebabkan semua pekerjaan terbengkalai. Ajaibnya Allah ﷻ juga telah menyiapkan badan manusia untuk tidak menerima makanan yang tidak layak dan tidak cocok dengan tubuhnya begitu juga masalah pakaian dan tempat tinggal. Semua ini adalah puncak hikmah dan kecanggihan penciptaan-Nya serta pentingnya anggota manusia diatur sedemikian rupa adalah sebagai rahmat dari Allah ﷻ dan sebagai belas kasih sayang-Nya pada makhluk ciptaan-Nya.

فإذا وجدت هذا كله صنعه اللّه تعالى من قطرة ماء، فما ظنك بصنعته في ملكوت السماوات والأرض وشمسها وقمرها وكواكبها وما حكمته في أقدارها وأشكالها وأعدادها وأوضاعها واجتماع بعضها، وافتراق بعضها، واختلاف صورها، وتفاوت مشارقها ومغاربها. فلا تظن أن ذرة في السماوات والأرض وسائر علم اللّه ينفك عن حكم، بل ذلك مشتمل على عجائب وحكم لا يحيط بجميعها إلا اللّه سبحانه وتعالى أ لم تسمع قوله سبحانه وتعالى أَ أَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقاً أَمِ السَّماءُ بَناها [النازعات: 27] . إلى آخر ما نبه به

Jika semua keajaiban ini berasal dari setetes sperma, bagaimana dengan penciptaan-Nya (yang lain) di kerajaan langit dan bumi, matahari, rembulan, bintang gemintang lantas bagaimana hikmah kecanggihannya dalam kadar, bentuk, jumlah, posisi, kumpul dan berpisahnya satu dengan yang lain. Belum lagi perbedaan rupa, jarak tempuh timur dan barat bagi benda-benda angkasa tersebut? Jangan pernah Anda menganggap bahwa partikel Atom di langit dan di bumi serta semua pengetahuan Allah ﷻ terlepas dari hikmah-hikmah. Semua itu mengandung keajaiban dan selaksa hikmah yang tidak mungkin bisa mengetahui semuanya kecuali Allah ﷻ yang Maha Tahu. Tidakkah Anda pernah mendengar firman Allah ﷻ:

أَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقاً أَمِ السَّماءُ بَناها

Artinya: “Apakah penciptaanmu sekalian (setelah mati) lebih sulit ataukah langit yang Allah bangun?”. (QS. An-Nazi’at: 27).

Hingga akhir Ayat yang mengingatkan (tentang hal itu).

 وتأمل لو اجتمع الإنس والجن على أن يخلقوا للنطفة سمعا وبصرا وحياة لم يقدروا على ذلك، فانظر كيف خلقها سبحانه في الأرحام، وشكلها فأحسن تشكيلها، وقدرها فأحسن تقديرها، وصورها فأحسن تصويرها، وقسم أجزاءها المتشابهة إلى أجزاء مختلفة، فأحكم العظام في أرجائها وحسن أشكال أعضائها، ورتب عروقها وأعصابها ودبر ظاهرها وباطنها، وجعل فيها مجرى لغذائها ليكون ذلك سببا لبقائها مدة حياتها.

Dan renungkanlah, seandainya seluruh bangsa Manusia dan Jin berkumpul untuk menciptakan sperma yang bisa mendengar, melihat dan hidup niscaya mereka tidak akan pernah bisa mampu. Lihatlah, bagaimana Dia menciptakan manusia dalam rahim, lalu Dia membentuknya dengan bentuk yang paling baik. Menakar dengan takaran yang paling akurat. Melukisnya dengan lukisan yang paling indah. Membagi organ-organ tubuh yang memiliki kesamaan dengan organ-organ tubuh lainnya yang memiliki bentuk yang berbeda. Kemudian menguatkan ujung-ujungnya dengan tulang dan memperindah bentuk organ-organnya. Merangkai urat-urat dan saraf-sarafnya serta mengendalikan bagian luar dan dalamnya sekaligus menjadikan di dalamnya sebagai aliran makanan untuk sarana keberlangsungan hidup manusia.

ثم كيف رتب الأعضاء الباطنة من القلب والكبد والمعدة والطحال والرئة والرحم والمثانة والأمعاء كل عضو بشكل مخصوص ومقدار مخصوص لعمل مخصوص، فجعل المعدة لنضج الغذاء عصبا معينا شديدا لحاجتها وبذلك يمكن تقطيعه وطحنه، وجعل طحن الأضراس أولا معينا للمعدة على جودة طحنه وهضمه وجعل الكبد لإحالة الغذاء إلى الدم فيجتذب منه كل عضو من الغذاء ما يناسبه، فغذاء العظم خلاف غذاء اللحم وغذاء العروق خلاف غذاء الأعصاب، وغذاء الشعر خلاف غذاء غيره، وجعل الطحال والمرارة والكلية لخدمة الكبد فالطحال لجذب السوداء، والمرارة لجذب الصفراء، والكلية المائية عنه والمثانة لقبول الماء عن الكلية، ثم يخرجه في مجرى الإحليل والعروق والكبد في اتصال الدم منه إلى سائر أطراف البدن، وجعل جوهرها أتقن من جوهر اللحم ليصونه ويحصره فهي بمنزلة الظروف والأوعية،

Kemudian bagaimana Allah ﷻ menyusun organ-organ tubuh manusia bagian dalam seperti hati, jantung, lambung, limpa, paru-paru, rahim, kantong kemih, dan usus (saluran pencernaan). Setiap anggota tubuh manusia memiliki bentuk yang tertentu, kadar tertentu dan fungsi tertentu. Allah ﷻ menjadikan lambung secara khusus untuk mematangkan makanan. Oleh sebab itu lambung diberi kemampuan memotong dan mengcernakan makanan. Allah ﷻ menjadikan gigi geraham sebagai alat pertama yang berfungsi mengunyah makanan, memudahkan kerja lambung memproses makanan selanjutnya dengan baik dan menjadikan jantung sebagai penyuplai makanan jadi pada darah lalu setiap organ tubuh menyerap makanan yang layak dan cocok darinya. Makanan untuk tulang berbeda dengan makanan daging, makanan urat saraf berbeda dengan makanan otot dan makanan rambut berbeda dengan makanan organ lainnya. Allah ﷻ menjadikan jantung, empedu dan ginjal untuk melayani hati. Maka limpa bertugas menyerap jenis makanan yang hitam, empedu bertugas menyerap jenis makanan yang kuning dan kantong kemih bertugas menerima cairan air dari ginjal kemudian dikeluarkannya melalui saluran kencing. Urat-urat dan jantung bertugas menyalurkan darah pada seluruh badan dan Allah ﷻ sengaja menjadikan komponin utama urat-urat itu lebih kuat dari pada daging, tujuannya agar urat-urat itu bisa menjaga dan melindung daging. Maka keberadaan urat-urat itu laksana casing (selubung) dan wadah bagi daging. 𝑩𝒆𝒓𝒔𝒂𝒎𝒃𝒖𝒏𝒈 𝑰𝒏𝒔𝒚𝒂𝒂𝒍𝒍𝒂𝒉…

Waallahu A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

Publisher : Fakhrul

✍️ 𝑯𝒖𝒋𝒂𝒕𝒖 𝒂𝒍-𝑰𝒔𝒍𝒂𝒎 𝑨𝒃𝒖 𝑯𝒂𝒎𝒊𝒅 𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝒃𝒊𝒏 𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝒂𝒍-𝑮𝒉𝒂𝒛𝒂𝒍𝒊 𝒂𝒕𝒉-𝑻𝒉𝒖𝒔𝒊𝒚| 𝑨𝒔𝒓𝒂𝒓𝒖 𝒂𝒍-𝑴𝒂𝒌𝒉𝒍𝒖𝒌𝒂𝒕 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒂𝒍-𝑯𝒊𝒌𝒎𝒂𝒉 𝒇𝒊 𝑴𝒂𝒌𝒉𝒍𝒖𝒌𝒂𝒕𝒊𝒍𝒍𝒂𝒉| 𝒂𝒍-𝑴𝒂𝒌𝒕𝒂𝒃𝒂𝒉 𝑼𝒕𝒔𝒎𝒂𝒏𝒊𝒚𝒂𝒉 𝑲𝒆𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒉𝒂𝒍 25-26.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.