DOA SELAMAT DARI SIKSA KIAMAT, HADIAH ABU HANIFAH DARI ALLAH ﷻ

oleh -916 views

Syaichona.net- Dikutip dari al-Abu Hanifah ra, bahwa beliau berkata: “Aku pernah bermimpi melihat Tuhan Yang Maha Mulia sebanyak 99 kali. Lantas aku berguman dalam hatiku: “Bila aku melihat-Nya ﷻ lagi hingga sempurna 100 kali, sungguh aku bertanya kepada-Nya ﷻ: “Dengan apa semua makhluk bisa selamat dari siksa-Nya ﷻ di hari Kiamat?.”

Lalu aku bermimpi melihat-Nya ﷻ (ke 100 kali). Kemudian aku bertanya: “Ya Rabb, Maha Kuat Perlindungan-Mu, Maha Agung Pujian-Mu dan Maha Suci Nama-nama-Mu. Dengan apa hamba-hamba-Mu di hari Kiamat selamat dari siksa-Mu?”.

Allah ﷻ berfirman: “Barang siapa yang membaca di Pagi dan Sore hari:

سُبْحَانَ الْأَبَدِیِّ الْأَبَدِ، سُبْحَانَ الْوَاحِدِ الْأَحَدِ، سُبْحَانَ الْفَرْدِ الصَّمَدِ، سُبْحَانَ مَنْ رَفَعَ السَّمَاءَ بِغَيْرِ عَمَدٍ، سُبْحَانَ مَنْ بَسَطَ الْأَرْضَ عَلَى مَاءٍ جَمَدٍ، سُبْحَانَ مَنْ خَلَقَ الْخَلْقَ وَأَحْصَاهُمْ عَدَدًا، سُبْحَانَ مَنْ قَسَمَ الرِّزْقَ وَلَمْ يَنْسَ اَحَدًا، سُبْحَانَ الَّذِی لَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا، سُبْحَانَ الَّذِی لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ.

𝑺𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂𝒍 𝒂𝒃𝒂𝒅𝒊𝒚𝒚𝒊𝒍 𝒂𝒃𝒂𝒅𝒊, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂𝒍 𝒘𝒂𝒂𝒉𝒊𝒅𝒊𝒍 𝒂𝒉𝒂𝒅𝒊, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂𝒍 𝒇𝒂𝒓𝒅𝒊𝒔𝒉 𝒔𝒉𝒐𝒎𝒂𝒅𝒊, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂 𝒓𝒐𝒐𝒇𝒊’𝒊𝒔 𝒔𝒂𝒎𝒂𝒂-𝒊 𝒃𝒊 𝒈𝒉𝒐𝒊𝒓𝒊 ‘𝒂𝒎𝒂𝒅𝒊, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂 𝒎𝒂𝒏 𝒃𝒂𝒔𝒂𝒕𝒉𝒐𝒍 𝒂𝒓𝒅𝒉𝒐 ‘𝒂𝒍𝒂𝒂 𝒎𝒂𝒂-𝒊𝒏 𝒋𝒂𝒎𝒂𝒅𝒊, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂 𝒎𝒂𝒏 𝒌𝒉𝒂𝒍𝒂𝒒𝒐𝒍 𝒌𝒉𝒂𝒍𝒒𝒐 𝒘𝒂 𝒂𝒉𝒔𝒉𝒐𝒉𝒖𝒎 ‘𝒂𝒅𝒂𝒅𝒂𝒏, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂 𝒎𝒂𝒏 𝒒𝒐𝒔𝒂𝒎𝒂𝒓 𝒓𝒊𝒛𝒒𝒐 𝒘𝒂 𝒍𝒂𝒎 𝒚𝒂𝒏𝒔𝒂 𝒂𝒉𝒂𝒅𝒂𝒏, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂𝒍 𝒍𝒂𝒅𝒛𝒊𝒊 𝒍𝒂𝒎 𝒚𝒂𝒕𝒕𝒂𝒌𝒉𝒊𝒅𝒛 𝒔𝒉𝒐𝒐𝒉𝒊𝒃𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒘𝒂𝒍𝒂𝒂 𝒘𝒂𝒍𝒂𝒅𝒂𝒏, 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒂𝒏𝒂𝒍 𝒍𝒂𝒅𝒛𝒊𝒊 𝒍𝒂𝒎 𝒚𝒂𝒍𝒊𝒅 𝒘𝒂 𝒍𝒂𝒎 𝒚𝒖𝒖𝒍𝒂𝒅 𝒘𝒂 𝒍𝒂𝒎 𝒚𝒂𝒒𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉𝒖 𝒌𝒖𝒇𝒖𝒘𝒂𝒏 𝒂𝒉𝒂𝒅𝒖𝒏.

Artinya: “Maha Suci Dzat Yang Abadi selama-lamanya, Maha Suci Dzat Yang Maha Esa nan Satu, Maha Suci Dzat Yang Sendiri dan menjadi tempat bergantung, Maha Suci Dzat Yang Meninggikan langit tanpa tiang, Maha Suci Dzat Yang Menghamparkan bumi di atas air yang beku, Maha Suci Dzat Yang Menciptakan makhluk dan kemudian Dia menghitung bilangannya, Maha Suci Dzat Yang Membagikan rezeki dan tidak melupakan seorangpun, Maha Suci Dzat Yang tidak menjadikan istri dan anak, dan Maha Suci Dzat Yang tidak melahirkan dan tidak dilahirkan, serta tiada seorangpun yang setara dengan-Nya.” Maka akan selamat dari siksa-Ku.” Demikian disebutkan oleh penulis Mu’jamu al-Ahbab. Waallahu A’lamu

Penulis : Abdul Adzim

Publisher : Fakhrul

Referensi:
✍️ 𝑺𝒚𝒂𝒊𝒌𝒉 𝑺𝒖𝒍𝒂𝒊𝒎𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒏 𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝒃𝒊𝒏 𝑼𝒎𝒂𝒓 𝒂𝒍-𝑩𝒖𝒋𝒂𝒊𝒓𝒂𝒎𝒊𝒚 𝒂𝒔𝒚-𝑺𝒚𝒂𝒇𝒊’𝒊𝒚| 𝑯𝒂𝒔𝒚𝒊𝒚𝒂𝒉 𝒂𝒍-𝑩𝒖𝒋𝒂𝒊𝒓𝒂𝒎𝒊𝒚 𝒂𝒍𝒂 𝒂𝒍-𝑲𝒉𝒂𝒕𝒊𝒃| 𝑫𝒂𝒓𝒖 𝒂𝒍-𝑲𝒖𝒕𝒖𝒃 𝒂𝒍-𝑰𝒍𝒎𝒊𝒚𝒂𝒉 𝒋𝒖𝒛 2 𝒉𝒂𝒍 80.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.