HIKMAH KHITAN BAGI WANITA

oleh -1,720 views

Dulu, Alm. Ustadz Abdul Ghofur dawuh:

 “Nek golek bojo, gole’ seng mari dikhitan”

(Kalau nyari istri, usahakan yang sudah dikhitan)

Timbul dalam benak saya, 

“Bagaimana kita bisa tau wanita yang akan kita pinang sudah khitan apa belum?”

Beliau kemudian seakan menjawab isi hati saya:

“Gampang lek pingin seng mari dikhitan, golek bojo seng lahire nyang dukun bayi, duduk bidan. Kerono lek lahire nyang bidan ora mesti dikhitan.”

(Gampang kalau ingin tau yang sudah dikhitan, cari istri yang proses kelahirannya dibantu oleh dukun bayi, bukan bidan. Karena kalau lahirnya ke bidan belum tentu dikhitan)

Beliau menjelaskan hikmah dibalik khitannya seorang wanita, diantaranya adalah menambah kelezatan ketika menjima’nya.

Dan ternyata memang ada penjelasan seperti itu dalam kitab, bahkan dengan dikhitan, bisa menambah aura kecantikan pada wajahnya.

Berikut redaksinya dalam kitab Hasyiyah I’anah AtTalibin (Juz 4 Hal 198)

قوله: والمرأة الخ) أي والواجب في ختان المرأة قطع جزء يقع عليه اسم الختان وتقليله أفضل لخبر أبي داود وغيره أنه (ص) قال للخاتنة: أشمي ولا تنهكي فإنه أحظى للمرأة وأحب للبعل أي لزيادته في لذة الجماع، وفي رواية: أسرى للوجه أي أكثر لمائه ودمه

Dan wajib dalam khitannya perempuan adalah memotong bagian dari organ yang disebut khitan. Menyedikitkan organ tersebut adalah lebih utama karena adanya hadits riwayat Abi Dawud dan lainnya, bahwa Nabi SAW pernah bersabda kepada perempuan yang mengkhitan: 

“Saya telah sedikit jangan berlebihan, karena itu lebih mencerahkan wajah dan menyenangkan pasangan yakni menambah kelezatan dalam berjima’ “

So, bagi wanita yang masih belum khitan, Monggo khitan, biar kelihatan lebih cantik dan kelak suaminya tidak mau berpindah ke lain hati.

Pasrepan, 31 Mei 2020

Shofiyulloh Kholiq Hasyim

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.