TAWADHUK TIDAK AKAN MENGURANGI NILAI KEMULIAAN SEORANG

oleh -130 views

Syaichona.net- Pada suatu malam, Umar bin Abdul Aziz ra kedatangan tamu. Saat itu Umar sedang menulis. Tiba-tiba lampu yang meneranginya padam.

Sang tamu berkata: “Idzinkan hamba berdiri untuk memperbaiki lampu itu!”.

“Bukanlah kemuliaan bagi seseorang, jika menjadikan tamunya sebagai pelayan.” Jawab Umar bin Abdul Aziz ra.

“Apa perlu hamba bangunkan pelayan?” Minta tamu itu.

Umar bin Abdul Aziz ra berkata: “Jangan, mereka baru lelap tertidur”.

Lantas Umar berdiri mengambil tempat minyak dan mengisi lampunya dengan minyak itu.

Sang tamu berkata: “Anda berdiri dan menyalakan lampu itu sediri wahai Amirul Mukminin?”

“Aku berangkat, aku tetap menjadi Umar dan aku kembali tetap menjadi Umar. Tidak sesuatu pun yang kurang dariku dan sebaik-baiknya manusia adalah orang yang Tawadhuk (tunduk dan rendah hati) di sisi Tuhan-nya. Waallah A’lamu

Penulis : Abdul Adzim

Publisher : Fakhrul

Referensi:

✍️ Al-Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz| Qabasu an-Nuru al-Mubin| Daru al-Maqasid atau Daru al-Fathi hal 293-294.

روي أن عمر بن عبدالعزيز أتاه ليلة ضيف وكان يكتب فكاد السراج يطفأ فقال الضيف أقوم إلى المصباح فأصلحه فقال ليس من كرم الرجل أن يستخدم ضيفه قال أفأنبه الغلام فقال هي أول نومة نامها فقام وأخذ البطة وملأ المصباح زيتا فقال الضيف قمت أنت بنفسك يا أمير المؤمنين فقال ذهبت وأنا عمر ورجعت وأنا عمر ما نقص مني شيء وخير الناس Lمن كان عند الله متواضعا.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.