JANGAN MENCARI KEBAHAGIAAN DENGAN MENJAUHI ALLAH SWT

oleh -935 views

Setelah mata hari mulai menampakkan diri, orang-orang juga mulai bergegas untuk kesibukannya.

Guru dan murid ke sekolah. Petani ke ladang Sopir ke jalan. Pedagang ke pasar. Pelaut ke lautan. Tukang masak ke dapur. Arsitek ke bangunan dan semuanya pergi ke tempat kerjanya masing-masing.

Apa yang mereka cari? Tidak lain adalah demi memenuhi kebutuhan. Setelah kebutuhan terpenuhi, berharap bisa bahagia dengan semua itu.

Namun, sejatinya tidak ada kebahagiaan yang sempurna kecuali kebahagian yang disandarkan kepada Allah SWT. Karena kebahagian selain itu pasti tidak akan pernah memuaskan kemauan hati, selalu ditemukan kekurangan di sana sini.

Ulama mengatakan,

لا تعش بعيدا عن الله وأنت تطلب السعادة

“Jangan hidup menjauh dari Allah SWT, sementara kau ingin hidup bahagia.”

Orang yang mencari kebahagiaan hidup dengan cara menjauh dari Allah SWT, adalah dia yang tidak adil terhadap dirinya sendiri.

Menipu, mencuri, tidak jujur dan tidak amanah ketika ingin mendapatkan sesuatu yang menurutnya akan membahagiakan. Sering juga lantaran kesibukan mencari bahagia sampai lupa waktu, meninggalkan shalat, tidak membayar zakat, pelit bersedekah dan lain sebagainya.

Perbuatan-perbuatan tidak baik itu akan semakin menjauhkan dia dari Allah SWT. Maka jangan berharap dia akan hidup bahagia, karena hanya orang-orang yang mengingat Allah SWT yang hatinya akan tentram, apapun itu kondisinya.

ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَتَطۡمَىِٕنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَىِٕنُّ ٱلۡقُلُوبُ

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah SWT hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d 28)

Orang yang selalu mengingat Allah SWT, jika berhasil dalam usahanya akan melahirkan syukur. Jika gagal, akan menerima dengan lapang dada, dan berharap pahala darinya. Intinya selalu bahagia dan tentram hatinya apapun itu kondisinya.

Berbeda dengan orang yang lupa dan menjauh dari Allah SWT. Jika berhasil, berlebihan dalam bahagianya. Jika gagal, berputus asa.

Semoga kita semua selalu diberi kemudahan dalam segala urusan; urusan agama, dunia dan akhiratnya di dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Amin.

Oleh : Shofiyullah el-Adnany

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.