MAMPU MENIKAH TAPI MENUNDA

oleh -1,551 views

 

سئل رسول الله ﷺ : ما أكثر ما يدخل الناس النار؟ فقال عليه الصلاة والسلام : ألآ هو الفم والفرج.

Rasulullah ﷺ ditanya, “Apa yang paling banyak menyebabkan manusia masuk ke dalam neraka?” Rasulullah ﷺ menjawab, “Ketahuilah, penyebab terbanyak itu adalah mulut dan kemaluan.” (HR. Ibnu Majah)

Pertama, mulut menjadi penyebab lebih banyak orang masuk neraka. Karena mulut lebih parah dalam melukai daripada pedang, dan karena mulut dapat melukai hati yang sulit sekali ditemui penawarnya.

Dalam al-Quran disebutkan kalau mulut atau lidah dengan fitnahnya lebih buruk daripada melukai dengan pedang.

وَٱلۡفِتۡنَةُ أَشَدُّ مِنَ ٱلۡقَتۡلِۚ

“Dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah 191)

Termasuk dari penggantinya mulut adalah tulisan, fitnah dengan tulisan tidak kalah kejamnya dengan fitnah langsung dari lisan.

Kedua, yang paling banyak menyebabkan orang masuk neraka adalah kemaluan. Tidak lain pencegahnya adalah menikah, menikah menjadi penyebab utama selamatnya manusia dari bahaya kemaluan.

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ. – اى قاطع للشهوة –

“Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.” (Yakni memutus syahwat) (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan lainnya).

Mata melihat maksiat gara-gara syahwat, dan kemaluan tidak bisa terjaga juga gara-gara syahwat.

Karena dari saking bahayanya syahwat, Nabi ﷺ hingga menganjurkan untuk berpuasa bagi orang yang tidak mampu menikah, karena puasa dapat melemahkan syahwat.

Syahwat tidak bisa dimusnahkan, karena syahwat sebenarnya merupakan karunia dari Allah, asal dipergunakan dengan baik seperti menikah.

وقال الشيخ الصالح أبو بكر الوراق : كل شهوة تقسى القلب إلا شهوة الجماع فإنها تصفيه

Syaikh as-Shaleh Abu Bakar al-Warraq berkata, “Semua syahwat dapat mengeraskan hati, kecuali syahwat jima’, itu dapat membersihkan hati.”

وينبغى له أن ينوى بتزويجه اتباع السنة وتكثير أمة النبى ﷺ والقيام بحسن الرعاية على الزوجة وحفظ الدين ورجاء ولد صالح يدعوله

Hendaknya bagi orang yang mau menikah, berniat untuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ, memperbanyak umatnya, bertanggungjawab dengan baik atas seorang istri, menjaga agama, dan mengharapkan lahirnya anak shaleh yang mendoakan.

Kesimpulannya, menunda nikah bagi orang yang berkeinginan dan mampu tanpa alasan yang syar’i, sama halnya menjerumuskan diri dalam kemaksiatan.

Penulis : Shofiyullah el_Adnany

Publisher : Fakhrul

Referensi :

Qurratul Uyun Bisyarhi Nadhmi Ibni Yamun| Fi Nikahis Syar’i Wa Adabihi| Syaikh Abi Muhammad Maulana at-Tihami Kanun al-Idris al-Hasani.

Tajul ‘Arus Wa Unsun Nufus| Sayidin Ibni Athaillah as-Sakandari| hal 59.

banner 700x350

No More Posts Available.

No more pages to load.