NASEHAT UNTUK WALI SANTRI

oleh -498 views

Syaichona.net- KHS. Abdullah Schal pernah memberikan nasehat pada para wali santri yang sempat terekam dalam sebuah video yang telah luas beredar

Dalam nasehatnya tersebut Allahumma Yarham KHS. Abdullah Schal berpesan pada para wali santri supaya jangan terlalu takut dan khawatir dengan urusan rezeki ketika memondokkan anaknya.

Allah akan memberikan jalan, dan yang akan melancarkan rezekinya. Nasehat itu pernah dibuktikan orang tua saya.

Dulu, waktu saya mondok, ibu saya sangat khawatir bahkan sempat mengeluh, dari mana akan didapat untuk ngirim saya satu bulan sekali ke pondok.

Namun setelah saya boyong, berhenti mondok. Ibu saya mengeluh lagi. Sekarang setelah anak saya berhenti dari pondok rezeki saya seret lagi. Katanya.

Artinya, setiap sampai pada waktunya mengirim saya ke pondok, ibu saya selalu menemukan jalan dan mendapatkan rezeki lebih daripada yang dibutuhkan. Dan setelah saya boyong, kondisi ekonomi orang tua saya kembali kepada semula.

Asalkan niatnya benar mau mencari ilmu dan barakah guru, dengan usaha dan doa insyaallah dimudahkan jalannya.

Saya pernah diminta tolong orang untuk mengantarkan anaknya ke pondok, untuk menghadap ke kiai, ke pengurus dan mendaftar ke kantor.

Orang tuanya berkali-kali tanya ke saya. “Ustadz, kalau anak saya sekolah di sini, kira-kira nanti bisa kerja ke luar negeri gak?” “Sangat bisa pak.” Jawab saya singkat.

“Bukan gimana ustadz, nanti kalau seumpama anak saya mau saya suruh kerja ke luar negeri, sama kiai takut tidak diizini, dan tidak memenuhi syarat.” Lanjutnya.

“Anak bapak ini kan masih kecil, baiknya mondok dulu yang lama, belajar agama di sini sebagai bekal kalau sudah kerja ke luar negeri nanti.” Bapak itu hanya manganggut-nganggut, di wajahnya terlihat sangat pesimis sekali, khawatir anaknya tidak sejahtera dikemudian hari kalau ada di pondok.

Lalu apa yang terjadi? Anaknya tadi sering melanggar di pondok, dan saya sering mendapat laporan dari pengurus tentang kenakalan anak itu.

Dan akhirnya anaknya itu hanya bertahan satu tahun di pondok, dikurangi hari-hari yang sering blorot, pulang tanpa ada izin dari pengurus pondok.

Semoga kita diberi kekuatan untuk bisa menyekolahkan anak ke pesantren, dan anak kita taat peraturan pesantren, sehingga kelak mendapat ilmu barakah dan bermanfaat. Amin.

Penulis: Shofiyullah El-Adnany

Publisher : Fakhrul

banner 700x350