EKSISTENSI M3 SYAICHONA DALAM BERBATHSUL MASA’IL

oleh -249 views

Majelis Munadhoroh Wal Maktabah atau yang biasa di kenal dengan M3 Syaichona merupakan sebuah lembaga Bathsul masail pondok pesantren Syaichona Moh Cholil yang sekarang sudah mulai aktif kembali, adanya instansi ini bertujuan untuk mengembangkan daya intelektual santri dalam berfikir, bermusyawarah dan tukar pendapat agar menambah wawasan seorang santri dalam berubudiyah ataupun bermuamalah sehingga tidak mudah untuk menyalahkan orang lain.

Pada pembukaan yang di selenggarakan malam kamis tanggal 16 juni 2021 itu sekeretaris umum pondok pesantren Syaichona Moh Cholil Ust. Zainal Arifin menyampaikan kepada seluruh santri bahwa “Seorang santri itu ada tiga macam, ada yang rojul (laki-laki sempurna), ada yang nishfu rojul (separuh laki-laki), dan ada yang laa syai’a (bukan siapa-siapa).

Yang di maksud rojul di sini adalah laki-laki yang memiliki pendapat dan berani menyampaikannya, sedangkan santri yang nishfu rojul (separuh laki-laki) itu adalah santri yang memiliki pendapat akan tetapi tidak berani untuk menyampaikannya, dan yang terakhir laa syai’a (bukan siapa-siapa) adalah santri yang tidak punya pendapat sekaligus tidak punya rasa berani untuk menyampaikannya. Maka dari itu jadilah santri seperti yang pertama yang memiliki pendapat dengan mutholaah dan berfikir sekaligus memiliki rasa berani untuk menyampaikan ilmunya sebagaimana keterangan dalam kitab Ta’lim Mutaallim,” begitu tuturnya.

Ketua M3 Syaichona Ust. Nasuki S.H juga menambahkan bahwa seorang santri itu seharusnya tidak hanya belajar kitab-kitab yang di ajarkan di madrasahnya saja, namun juga belajar kitab-kitab lain dengan di musyawarahkan bersama, di bahas bersama dan saling tukar pendapat antar sesama sehingga akan memiliki wawasan yang lebih luas lagi, dan mulai sekarang jadilah santri yang berani menyampaikan pendapatnya agar lebih manfaat lagi ilmu yang dimilikinya, karena sangat sayang sekali apabila ada santri yang pintar dan cerdas akan tetapi ia tidak berani mengutarakan pendapatnya,” Begitu tuturnya.

Adapun bentuk kegiatan M3 Syaicona ini antara lain adalah halaqoh, yakni musyawarah pendalaman kitab-kitab salaf yang rutin di adakan setiap malam ahad dan malam senin, kemudian ba’ da dhuhur setiap hari kecuali Jum’at, dan juga ada musyawarah bathsul masail antar kelas yang rutin di adakan setiap malam Kamis.

Oleh : Fakhrullah Salah satu aktivis M3 Syaichona.

banner 700x350