INILAH PESAN-PESAN RKH NASIH ASCHAL BAGI SANTRI SAAT PULANGAN PESANTREN

oleh -474 views

Syaichona.net-RKH. Nasih Aschal Ketua Umum Pengurus Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan berpesan agar para santri selalu mengamalkan ilmunya dimanapun mereka berada, hal ini beliau sampaikan dalam acara malam tasyakkuran peserta imni Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan (02/04)

“Bahwa nilai kita dalam mencari ilmu di pesantren ini merupakan sebuah nilai yang menjadikan kita siap menerima apapun yang diberikan oleh Allah SWT. Kepada kita” ucap beliau.

Bagi Ra Nasih seorang santri harus selalu qona’ah menerima segala apa yang ditakdirkan oleh Allah SWT. Untuk dirinya sehingga dengan hal itu seorang santri akan selalu siap dan berani menunjukkan jati dirinya sebagai seorang santri di tengah-tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada santri yang lulus dari pesantren tapi tidak lulus ketika berada berada ditengah-tengah masyarakat” sambungnya.

Beliau menilai bahwa kelulusan seorang santri bukanlah tujuan utama dari rihlah ilmiyah seorang santri, namun lebih daripada itu sejauh mana implikasi dari ilmu yang diperoleh seorang santri dalam membentuk dirinya menjadi manusia seutuhnya.

Menurutnya santri merupakan jendela kecil dari pesantren almamater tempat santri mencari ilmu, oleh karenanya sikap santri saat berada di masyarakat harus bisa mencerminkan nilai-nilai terpuji yang ditanamkan oleh pesantren

“melalui kalianlah (para santri/red) pesantren ini akan dipotret oleh masyarakat luas” kata beliau.

Acara tasyakkuran yang mengusung tema “Peran Santri Dalam Melestarikan Budaya Sendiri” ini diikuti oleh semua santri pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil

Sengaja tema diatas yang diangkat karena santri pondok pesantren Syaichona Moh. Cholil merasa perihatin terhadap pergeseran budaya pesantren yang akhir akhir ini semakin tampak jelas ditengah himpitan budaya barat melalui platform media sosial yang memenuhi gadget masyarakat tidak dikecualikan pula para santri.

Panitia berharap tema ini bisa menyadarkan masyarakat utamanya para santri bahwa karakter dan akhlaqul karimah merupakan nilai dasar yang menjadi pondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita merupakan bangsa yang beradab bangsa yang menjungjung tinggi nilai-nilai al-Qur’an, maka sudah sepantasnya santri berperan dalam mempertahankan nilai nilai ini” ucap fikri salah satu santri.

Reporter: Zainal

banner 700x350