KARENA BESARNYA CINTA PADA NABI MUHAMMAD ﷺ, ISTRIKU TIDAK TERBAKAR

oleh -455 views

Dikisahkan dalam kitab Raudhu al-Afkar, ada seorang wanita di zaman Nabi Muhammad ﷺ. Ia keluar rumah untuk mendengarkan kalam Nabi Muhammad ﷺ beserta para sahabat lainnya. Ketika di tengah perjalanan ia terlihat oleh seorang anak muda. Lalu pemuda itu berkata: “Wahai wanita suci, hendak kemanakah engkau?”

“Aku hendak menemui Nabi Muhammad ﷺ, duduk disampaing beliau dan mendengarkan kalamnya indah.” Jawab wanita itu

Kemudian pemuda berkata : “Apakah engkau mencintainya?”

“Ya, aku mencintai beliau.” Balas wanita itu.

Pemuda berkata: “Demi kecintaan Nabi Muhammad ﷺ padamu, singkapkanlah penutup kepalamu sehingga aku dapat melihat wajahmu.”

Ketika wanita itu mendengar si pemuda bersumpah atas nama cinta Nabi Muhammad ﷺ dan tanpa menaruh rasa curiga, wanita itu membuka penutup wajahnya sehingga wajahnya dilihat pemuda tersebut.

Saat wanita itu pulang kerumahnya, ia menceritakan kepada suaminya perihal kejadian yang terjadi dijalan bersama pemuda tadi. Mendengar penuturan sang istri, ada rasa cemburu menggelora dalam hati suami wanita itu dan bergumam: “Aku akan menguji kebenaran ucapannya biar hati ini lega”.

Lantas sang suami, menyalakan Tanur (tunggu perapian atau tempat memanggang roti) dan menunggu hingga benar-benar menyala. Setelah itu sang suami berkata pada wanita itu “Demi kecintaan pada Nabi Muhammad ﷺ, masuklah engkau pada Tanur itu.”

Mendengar sang suami bersumpah dengan atas nama cinta Nabi Muhammad ﷺ, wanita itu pun seketika masuk ke dalam tanur tanpa memperdulikan nyawanya karena dorongan kuatnya cinta pada Nabi Muhammad ﷺ.

Melihat istrinya benar-benar nekat menceburkan dirinya ke dalam Tanur, sang suami begitu cemas dan menyesali tindakannya karena ternyata istrinya tidak berbohong dan main-main.

Karena kebingungan dan tidak tahu cara menyelamatkan istrinya, sang suami bergegas menemui Nabi Muhammad ﷺ sembari menceritakan semua kejadian yang di alami istrinya.

Maka Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

ارجع واكشف عنها التنور

“Pulanglah dan keluarkan istrimu dari Tanur.”

Tanpa menunggu lama, sang suami pulang dan segera membuka Tanur, ajaib, ternyata istrinya ditemukan dalam keadaan selamat hanya badan dan pakaiannya yang basah oleh keringat seakan-akan ia baru keluar dari Hammam (pemandian air panas) atau Sauna.

Waallah A’lamu

Penulis: 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒍 𝑨𝒅𝒛𝒊𝒎

Referensi:

✍️ 𝑺𝒚𝒂𝒊𝒌𝒉 𝑱𝒂𝒍𝒂𝒍𝒖𝒅𝒅𝒊𝒏 𝒃𝒊𝒏 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒓𝒓𝒂𝒉𝒎𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒏 𝑨𝒃𝒊 𝑩𝒂𝒌𝒂𝒓 𝒂𝒔𝒚-𝑺𝒖𝒚𝒖𝒕𝒉𝒊𝒚| 𝑨𝒍-𝑯𝒂𝒘𝒊𝒚 𝑳𝒊𝒍 𝑭𝒂𝒕𝒂𝒘𝒂| 𝑫𝒂𝒓𝒖 𝒂𝒍-𝑲𝒖𝒕𝒖𝒃 𝒂𝒍-𝑰𝒍𝒎𝒊𝒚𝒂𝒉 𝒋𝒖𝒛 2 𝒉𝒂𝒍 38-39.

✍️ 𝑺𝒚𝒂𝒊𝒌𝒉 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒓𝒓𝒂𝒉𝒎𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒏 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒔𝒔𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒃𝒊𝒏 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒓𝒓𝒂𝒉𝒎𝒂𝒏 𝒃𝒊𝒏 𝑼𝒔𝒕𝒎𝒂𝒏 𝒂𝒍-𝑺𝒉𝒂𝒇𝒘𝒂𝒓𝒊𝒚| 𝑵𝒖𝒛𝒉𝒂𝒕𝒖 𝒂𝒍-𝑴𝒂𝒋𝒂𝒍𝒊𝒔 𝒘𝒂 𝑴𝒖𝒏𝒕𝒂𝒌𝒉𝒂𝒃𝒖 𝒂𝒏-𝑵𝒂𝒇𝒂𝒊𝒔| 𝑫𝒂𝒓𝒖 𝒂𝒍-𝑲𝒖𝒕𝒖𝒃 𝒂𝒍-𝑰𝒍𝒎𝒊𝒚𝒂𝒉 𝒋𝒖𝒛 1 𝒉𝒂𝒍 159.

✍️ 𝑺𝒚𝒂𝒊𝒌𝒉 𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝒃𝒊𝒏 𝑼𝒎𝒂𝒓 𝑵𝒂𝒘𝒂𝒘𝒊 𝒂𝒍-𝑱𝒂𝒘𝒊𝒚|𝑺𝒚𝒂𝒓𝒂𝒉 𝑼𝒒𝒖𝒅𝒖 𝒂𝒍-𝑳𝒊𝒋𝒂𝒊𝒏 𝒇𝒊 𝑩𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒊 𝑯𝒖𝒒𝒖𝒒𝒊 𝒂𝒛-𝒁𝒂𝒘𝒋𝒂𝒊𝒏| 𝑨𝒍-𝑯𝒊𝒅𝒂𝒚𝒂𝒉 𝒉𝒂𝒍 23.

banner 700x350