KESAKSIAN ULAMA TENTANG KEAMPUHAN QASIDAH BURDAH [1]

oleh -311 views

Selain dibuktikan penulisnya sendiri dengan sembuhnya Syaikh al-Bushiriy dari penyakit lumpuh yang lama di derita, keampuhan qasidah Burdah juga banyak dibuktikan oleh para ulama yang terekam abadi dalam beberapa kitab syarhu Burdah di antara pengakuan Syaikh al-Ustadz Muhammad Ridhwan Ahmad dalam muqaddimah kitab Syarhu Burdah al-Bushiriy karyanya:

“Pada suatu hari aku menulis syarah Burdah karena terinspirasi oleh syara Burdah karya Syaikh Abdul Hamid Husain yang aku baca. Aku kagum dengan cara beliau menulis, ringkas padat dan penuh kalam sastra. Bahasanya sungguh indah penuh kata metafora dan kata kiasan. Hanya orang-orang tertentu mestinya yang bisa memahami dan mengerti isi yang disampaikan. Karena alasan inilah aku berinisiatif menulis ulang syarah Burdah dengan bahasa yang simpel dan mudah dimengerti oleh bagi setiap pembacanya”.

Syaikh al-Ustadz Muhammad Ridhwan Ahmad kemudian mengisahkan bahwa qasidah Burdah yang ditulis Syaikh al-Busyiri adalah benar-benar qasidah mistis yang diperoleh melalai intuisi magic (ilham) berkah dari cinta dan kerinduan pada Rasulullah ﷺ. Beliau berkata:

“Buktinya Syarah Burdah ini bisa aku tulis hanya dengan waktu 2 hari dan sebelum aku menulis syarah ini, salah satu mataku tertimpa sakit. Tidak bisa digunakan melihat sesuatu selama kurang lebih 2 bulan. Ajaib, setelah aku selesai menulisnya yaitu pada hari Kamis 27 Ramadhan tahun 1350 H bersamaan dengan adzan sholat ashar ketika sang muadzin melantunkan kalimat “Allah Akbar” “Allah Akbar” Allah ﷻ telah menyembuhkan dan mengembalikan penglihatanku dan tidak diragukan lagi bahwa keajiaban ini adalah atas pertolongan Allah ﷻ serta penjagaan dari Baginda Nabi Muhammad ﷺ.

جعله الله أثراً صالحاً وخلد ذكره كما خلد ذكر البردة بجاه الممدوح وبركة المادح حتى لا أُحرم من دعوة صالحة من فَم طاهر.

Semoga Allah ﷻ menjadikan peristiwa ini sebagai teladan yang baik dan pengingat yang abadi sebagaimana keabadian dzikir Burdah dengan sebab kemulian orang yang di puji (Nabi Muhammad ﷺ) dan barokahnya orang yang memuji (orang yang membaca Burdah) sehingga doa yang baik tidak terhalang (dan cepat dikabulkan) yang keluar dari lisan yang suci. Amin

Waallah A’lamu

Penulis: Abdul Adzim

📌Sumber: Syarhu Burdah al-Bushuriy li al-Ustadz Muhammad Ridhwan Ahmad hal 3

banner 700x350