HANYA IBLIS YANG SEDIH, SAAT RASULULLAH ﷺ DILAHIRAKAN

oleh -710 views

Saat malam kelahiran Rasulullah ﷺ, semua makhuk bergembira menanti kelahirannya kecuali Iblis yang menjerit keras dan meratap sedih.

Abu al-Qasim as-Suhailiy (w. 581 H) di dalam kitabnya ar-Raudhu al-Anfi fi Tafsiri Sirah an-Nubuwah li Ibni Hisam mengatakan:

أن بقي الدين بن مخلد ذكر في تفسيره: أن إبليس لعنه الله رن أربع رنات: رنة حين لعن، ورنة حين أهبط، ورنة حين ولد رسول الله صلى الله عليه وسلم، ورنة حين نزلت فاتحة الكتاب.

“Syaikh Baqiyuddin bin Mukhlad dalam Tafsirnya menuturkan:

“Bahwa Iblis -Semoga Allah ﷻ melaknatinya- pernah menjerit dan meratap sedih sebanyak empat kali: 1. Ketika dilaknat 2. Ketika diusir (dari surga) 3. Ketika Rasulullah ﷺ dilahirkan 4. Ketika diturunkan surat al-Fatihah.”

Sebagaimana disinggung Ibnu Hisam (w. 218 H) pemilik kitab asal dalam gubahan puisinya:

لِمَوْلِدِهِ قَدْ رَنَّ إِبْلِيْسُ رَنَّةً // فَسُحْقًا لَهُ مَاذَا يُفِيْدُ رَنِيْنُهْ

Kerena kelahiran Nabi ﷺ, sungguh telah membuat Iblis menjerit keras dan meratap sedih
Maka binasalah Iblis, apa gunanya jerit dan tangis ratapannya.

Dalam kitab al-Khashoishu al-Kubro, Al-Imam Jalaluddin as-Suyuthiy (w. 911 H) menyebutkan:

وأخرج ابن أبي حاتم في تفسيره، عن عكرمة قال : لما ولد النبي صلى الله عليه وسلم أشرقت الأرض نورة، وقال إبليس : لقد ولد الليلة ولد يفسد علينا أمرنا، فقال له جنوده: فلو ذهبت اليه فخبلته “، فلما دنا من النبي عيَ بعث الله جبرئيل فركضه ركضة فوقع بعدن.

“Dan ada riwayat dari Ibnu Hatim dari dalam Tafsirnya dari riwayat Ikrimah ra, beliau berkata: “Tatkala Nabi ﷺ dilahirkan langit menyinari bumi dengan begitu terangnya. Iblis berkata: “Di malam ini telah dilahirkan seorang anak yang akan merusak semua rencana kita (untuk menyesatkan umat manusia)”.

Lalu para punggawa Iblis berpendapat: “Bagaimana seandainya Anda pergi menemuinya, lalu Anda merusak akalnya?”.

Iblis pun menyanggupi. Saat Iblis mendekat, Allah ﷻ mengutus malaikat Jibril as dan menendangnya hingga terlempar jauh sampai ke ‘Aden Yaman”.

Dalam riwayat lain dari az-Zubir bin Bakar dan Ibnu ‘Asakir dari Ma’ruf bin Kharbudz, dalam kitab yang sama Imam as-Suyuthi meceritakan:

كان ابليس يخرق السموات السبع فلما ولد عيسى حجب من ثلاث سموات فكان يصل إلى أربع فلما ولد رسول الله صلى الله عليه وسلم حجب من السبع قال: وولد يوم الاثنين حين طلع الفجر.

“Iblis sebelumnya bisa menembus langit ke tujuh, Ketika Nabi Isa as lahir, ia terhalang hanya bisa menembus langit ke empat dan ketika Rasulullah ﷺ lahir, maka Iblis tidak bisa lagi menembus langit selamanya. Ma’ruf bin Kharbudz berkata: “Nabi ﷺ dilahirkan pada hari Senin ketika terbit fajar”.

Waallah A’lamu

Oleh: Abdul Adhim

Referensi:

📒 Abu al-Qasim as-Suhailiy| Ar-Raudhu al-Anfi fi Tafsiri Sirah an-Nubuwah li Ibni Hisam| Al-Maktabah asy-Syamilah al-Haditsiyah juz 2 hal 93.

📒 Jalaluddin Abdurrahman Abi Bakri as-Suyuthiy| Al-Khashoishu al-Kubro| al-Mausu’ah asy-Samilah juz 1 hal 87

banner 700x350