Nasionalisme Dalam Perspektif Islam

oleh -391 views

SYAICHONA.NET- Dalam kamus bahasa Indonesia nasionalisme diartikan sebagai kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengabdikan identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan sebuah bangsa, atau juga dibahasakan dengan semangat kebangsaan.

Baca : Kamus besar bahasa Indonesia.

Nasionalisme juga bisa diartikan dengan kecintaan kepada tanah air (hubbul wathon). Jiwa nasionalisme seharusnya memang tertancap disetiap hati bangsa Indonesia, karena dengan berjiwa nasioanalisme tatanan hidup bangsa Indonesia akan sempurna, damai, saling menghormati, menghargai,  melindungi dan mengasihi sehingga bangsa ini tetap lestari dan kemajemukannya baik dalam bidang agama, suku dan budaya.

Jiwa nasionalisme sama sekali bukan sebuah problem dalam agama Islam. Bahkan jiwa nasionalisme sendiri adalah ajaran Rasulullah SAW.

كان إذا قدم من سفر, فنظر الي جدرات المدينة اوضع راحلته, وان كان علي دابة, حركها من حبها (رواه البخاري)

Artinya : ketika nabi SAW. tiba dari perjalanan dan melihat dingding kota Madinah, maka Nabi mempercepat laju ontanya, dan bila nabi mengendarai tunggangan maka beliau menggerakkan, karena cinta Madinah.

Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab fathu al-Bary mengatakan, bahwa hadis ini menunjukkan keutamaan Madinah dan disyariatkan cinta tanah air dan rindu kepadanya.

Bahkan Sayyidina Umar bin al-Khatab RA menekankan :

لولا حب الوطن لخرب بلد السوء. فبحب الاوطان عمرت البلدان

Artinya : seandainya tidak ada cinta tanah air, niscaya akan semakin hancur suatu negeri, maka dengan cinta tanah air, termakmurkan.

Dengan jiwa nasionalisme, tatanan hidup beragama-pun akan tercapai. Seandainya semua rakyat Indonesia tidak memiliki jiwa nasionalisme, tidak memiliki keinginan untuk menjaga kemakmuran bangsa ini, merajut kebersamaan ditengah kebhinekaan. Niscaya negri ini akan hancur, tatanan hidup bangsa ini akan amburadul.

Sehingga, untuk menjalankan ibadah, dakwah islam pun akan sulit dilakukan, semangat nasionalisme (hubbul wathon) juga termasuk dari ajaran syari’at islam itu sendiri karena tampa jiwa nasionalisme, islam di Indonesia tidak seperti apa yang kita rasakan saat ini.

Penulis : Bushiri

Publisher : Fakhrul

banner 700x350