Pandangan Imam Ghazali, Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak

oleh -321 views

SYAICHONA.NET- Anak adalah sebuah generasi agama, karena itu mendidik anak merupakan suatu keharusan bagi kedua orang tua, agar si anak berguna kelak setelah dewasa, sebab sabda Nabi Muhammad SAW.

عن ابي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كل عمل ابن ادم ينقطع الا ثلاث صدقة جارية و علم ينتفع به و ولد صالح يدعو له

Semua amal perbuatan anak Adam  akan terputus kecuali tiga, amal jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang selalu mendoakannya.

Maka untuk menjadi anak yang sholeh dan berbakti pada orang tua, mereka haruslah menempuh yang namanya didikan, terutama dari kedua orang tuanya.

Meninjau dalam kebiasaannya, hati seorang bayi condongnya meniru pekerjaan jelek yang dikerjakan oleh orang sekitarnya, maka orang tua harus mengajarinya dengan tingkah yang baik, seperti apa yang dipaparkan oleh Imam Gozali yang diantaranya mengajarinya tentang bertatacara dalam segala hal mulai dari:

  1. Makanan

Sifat yang kurang baik pertamakali ada pada bayi yaitu dalam persoalan makanan, maka seharusnya  orang tua mengajarinya tentang makan, seperti : mengambil makanan dengan tangan kanan, membaca basmalah ketika mengambil, makan seadanya dan makan sampai habis, maka dengan mengajarinya dengan pemaparan diatas membuat seorang anak bisa mensyukuri kenikmatan yang diberikan lebih banyak dari yang biasa dia dapati, dan tidak terlalu kenyang, yang merupakan awal mula dari rasa malas.

  1. Berpakayan

Dalam berpakayan, dianjurkan bagi orang tua yang memiliki buah hati laiki-laki, untuk mencondongkannya pada pakayan yang berwarna putih dan tidak terlalu mewah, karena pakayan yang berwarna warni lebih condong dan cocok pada seorang wanita. dan bagi orang tua agar menjaga mereka dari teman yang memakai pakayan yang indah dan mewah, dengan cara mengajarinya bagaimana bersyukur dan tidak iri pada teman temannya serta menakut nakutinya dengan akibat dari sifat-sifat yang kurang baik.

  1. Bergaul

Bukan hanya dua hal diatas, namun bagi orang tua agar mewanti-wanti si buah hati untuk tidak bergaul dengan teman yang kurang didikan dari orang tuanya, karena ditinjau dari kebiasaan anak kecil yang sukanya ikut perbuatan temannya, seperti hasud, namimah, bangga diri, berlebihan dan sering tertawa, sebelum itu semua terjadi para orang tua agar menyibukkan si buah hati dengan berbagai macam pelajaran, mulai dari belajar menulis, membaca al-Quran, dan menceritakan tentang orang-orang sholeh, agar tertanam rasa cinta dihati mereka.

 

Refrensi : Ihya’ Ulumiddin Juz 3

Penulis : Fachrun As