Lewat Streaming, Dr. Syaikh Muhammad Berikan Tausiyah Keutamaan Bulan Dzulhijjah

oleh -364 views

SYAICHONA.NET-   Dr. Syaikh Muhammad bin Ismail Ustman Al- Zain  (Makkah Al- Mukarromah) dalam live streaming  acara haul ayahnya Syaikh Ismail Ustman Al- Zain yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan menjelaskan keutamaan sepuluh hari awal Bulan Dzul-Hijjah yang diterjemah oleh KH. Thoifur Ali Wafa salah satu majelis keluarga Ponpes Syaichona Moh. Cholil malam Ahad (25/07).

Dr. Syaikh Muhammad bin Ismail Ustman Al- Zain  menyampaikan bahwa pernah ada orang yang bertanya kepadanya, lebih utama mana sepuluh awal bulan Dzul Hijjah dari pada bulan Ramadhan karena ada hadis yang pengertiannya tidak ada hari yang amal shalih di dalamnya lebih Allah cintai selain sepuluh hari pertama bulan Dzul Hijjah.

”Siang mempunyai hukum begitupun malam juga mempunyai hukum tersendiri jadi yang di maksut hari awal sepuluh bulan Dzulhijjah itu lebih utama di senangi oleh Allh SWT. Itu yang dimaksud pada siang harinya sedangkan pada malam harinya lebih utama bulan Ramadhan’’ Jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa di malam akhir bulan Ramadhan ada banyak keistimewaan seperti buka puasa, tarawih, sahur dan Nuzulul Quran serta malam lailatul Qadar yang mana malam tersebut lebih utama dari pada seribu bulan maka dari itu jika malamnya lebih utama bulan Ramadhan dari pada bulan Dzul Hijjah.

Selain itu  Dr. Syaikh Muhammad bin Ismail Ustman Al- Zain mengatakan pernah bertanya pada gurunya Syaikh Al- Habib Umar Al-Haddad  mengenai tekhnologi di era zaman sekarang ini (zaman now) yang serba modern bahwa gurunya tersebut memperbolehkan bagi setiap orang islam memakai alat-alat modern saat ini, jika dengan alat itu bisa mendekatkan kepada Allah SWT. Serta bisa menjadi jalan yang di ridhai oleh Allah SWT.

‘’jika orang tersebut mencari ridha Allah SWT. Maka Allah akan meridhai pada orang tersebut dari semua yang ia kerjakan sampai bumi yang dipijak itu juga ridha pada orang tersebut, dan jika seseorang menggunakan sesuatu yang dapat membuat Allah SWT tidak ridha pada perbuatan tersebut maka kehidupannya meskipun secara dhohirnya orang tersebut bahagia dan sebagainya tapi secara hakikat orang tersebut dalam kehidupannya sengsara serta kelak dihadapan Allah SWT. akan dipertanggung jawabkan,” Dauhnya.

Dipenghujung acara Dr. Syaikh Muhammad bin Ismail Ustman Al-Zain  berdoa bagi para hadirin yang hadir tersebut hususnya para panitia penyelenggara ia berharap semoga Allah SWT. membalas para hadirin yang ikut dalam haul tersebut dengan sebagus-bagusnya balasan atas perkumpulan yang telah dilaksanakan dalam memperingati haul ayahnya tersebut.

REPORTER : FAKHRUL ROSI

EDITOR : SHOIM KARIM