Santri Enterpreneur : Rancang Sistem Manajemen Usaha Santri dan Alumni Berbasis Web

oleh -728 views

SYAICHONA.NET-  Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan Bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bangkalan mengadakan pelatihan santri enterpreneur dalam rangka meningkatkan kualitas kewirausahaan yang berbasis online yang diikuti oleh seratus santri dari empat pesantren yang ada di Bangkalan sejak 16-19 Maret di Gedung Serbaguna Rato Ebu Bangkalan.

Lima pelatihan tersebut yaitu konten kreator, olahan makanan, pembuatan tas, bambu laminasi, dan pembuatan sandal. Tempat pelatihannya di sesuaikan dengan kondisi praktek tersebut dilaksanakan sedangkan untuk bambu laminasi pelatihannya diletakkan di Yogyakarta.

Dalam praktek konten kreator materi yang dipelajari mengenai bagaimana cara membuat video, dalam pengeditan, cara untuk membuatnya menjadi viral dan langkah-langkah untuk pemasaran di media online serta pemasaran produk pesantren yang bisa mempermudah akses komunikasi kepada customer dengan berbasis internet.

Lima santri mewakili Ponpes Syaichona Moh. Cholil ikut bergabung dalam pelatihan konten kreator diantaranya  Ach. Shoim, Dhoifurrohman, Rofik Hidayat, Fakhrul Rozi dan Rubay.

selain itu praktek pembuatan sandal alat yang digunakan berupa lem, kulit, sekrup, kain, spon dan eva sekitar satu mili. Ibu Rima yang bergerak dibidang outer produk tas sebagai guru praktek pelatihan pembuatan tas menyampaikan bahwa para santri dalam mengikuti pelatihan sangat antusias semangat dalam mengikuti pelatihan.

‘’Saya sangat antusias sekali karena mereka semua semangat dalam mengikuti pelatihan, meskipun kemaren sebelum dibuka pelatihan tersebut saya sempat kendor dalam mengajari mereka karna mereka cowok semua, saya kira ada ceweknya, kan biasanya dalam membuat tas seperti ini kan cowok itu malas, dan nyatanya mereka semangat dan sering bertanya,’’ ucapnya ketika diwawancarai oleh Syaicona.net.

Baca juga : RA Latif akan mewujudkan Santri Enterpreneur terlibat dalam perekonomian Bangkalan

: Antisipasi Virus Corona, Bupati Bangkalan Berikan Imbau Santri untuk Hidup Bersih

Untuk praktek pelatihan olahan makanan yang ditaruh di luar mereka membuat beberapa olahan diantaranya penggorengan ikan lele dengan cara yang benar, pembuatan aboun dari tulang ikan lele, stik dari ikan lele, amplang dan kerupuk dari ikan lele.

Pelatihan santri enterpreneur dalam meningkatkan kualitas kewirausahaan yang diikuti oleh empat pondok pesantren di Bangkalan. Ach. Ridwan selaku ketua pelatihan olahan makanan menjelaskan mengenai kelebihan dari ikan lele. “kelebinan dari ikan lele ini, ditinjau dari protein, sama kalsium, omega 3 dan mudah untuk mendapatkannya serta yang lainnya,’’ tegas Ach. Ridwan.

Dengan demikian setelah dilaksanakan pelatihan tersebut Ibu Rima selaku guru praktek dalam pelatihan santri enterpreneur ini, berharap kepada para santri bisa menjadi enterpreneur, meskipun mereka berada di Pondok Pesantren, mereka bisa mengembangkan apa yang telah di peroleh dari pelatihan tersebut, sehingga ketika keluar mereka bisa menjadi enterpreneur yang sukses.

Reporter : Fakhrul

Editor : SHOIM KARIM